tirto.id - Pemerintah akan menggenjot sektor swasta dengan menyediakan pinjaman bunga rendah bagi industri tekstil, sepatu, dan manufaktur lainnya untuk peremajaan mesin.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan program ini akan disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
"Nanti kami akan ketemu dengan industri tekstil, sepatu, dan lain-lain. Di mana mereka memerlukan dana lebih murah untuk peremajaan mesin-mesinnya," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBNKita, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan sektor swasta yang berkontribusi sekitar 90 persen terhadap perekonomian nasional.
"Jadi kita akan hidupkan betul-betul sektor swasta juga. Ekonomi bukan hanya didorong oleh pemerintah saja, nanti swasta akan hidup juga," ucapnya.
Purbaya mengaku menjalankan instruksi Presiden untuk mengintensifkan strategi pertumbuhan berbasis swasta. "Saya menjalankan perintah Bapak Presiden saja. Jadi jangan takut. Dengan (pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026) 5,61 persen tadi, banyak ekonom yang bilang kita mau rusak, pada kecele," katanya.
Ia mengakui tantangan tetap ada, namun pemerintah akan terus memonitor dan memperbaiki kebijakan dari waktu ke waktu. "Kita pastikan domestik kita kuat, dan daya saing barang kita di luar negeri akan bagus," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian untuk memetakan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan peremajaan mesin dan dukungan pembiayaan.
"Saya panggil perusahaan-perusahaan tekstil, sepatu, yang membutuhkan peremajaan mesin, akan saya kasih bunga rendah lewat program LPEI. Nanti saya tanyakan ke Kementerian Perindustrian, perusahaan mana saja yang butuh itu," tuturnya.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































