Menuju konten utama

Puan soal Kasus Bupati Aceh Selatan: Harusnya Punya Empati

Puan Maharani mengajak seluruh pihak untuk fokus menangani bencana yang tengah terjadi.

Puan soal Kasus Bupati Aceh Selatan: Harusnya Punya Empati
Ketua DPR RI, Puan Maharani di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/12/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

tirto.id - Ketua DPR RI, Puan Maharani, merespons soal Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang melaksanakan umrah di tengah bencana banjir dan longsor di Sumatra. Menurut Puan, pejabat publik sebaiknya lebih berempati terhadap situasi sekarang.

“Urusan politik masih jauh, jadi kita bicarakan nanti saja setelah situasi dan kondisi Indonesia kembali normal dan semuanya aman, [setelah] saudara-saudara kita pulih dan Indonesia normal lagi. Untuk bupati, harusnya semua kepala daerah itu punya empati,” kata Puan dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Puan mengajak seluruh pihak untuk fokus menangani bencana ini.

“Sekarang kita sedang berduka karena musibah sedang melanda saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat. Jadi lebih baik kita sama-sama berdoa dulu. Kemudian menyelesaikan permasalahan bencana ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa pimpinan DPR RI sudah berkomunikasi langsung dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait penindakan pelanggaran yang dilakukan Mirwan.

“Kami sudah komunikasi dengan Menteri Dalam Negeri untuk penerapan undang-undang nomor 23 tahun 2014. Tidak hanya diperiksa, kami juga mengusulkan agar yang bersangkutan diberhentikan sementara dan ditunjuk Plt untuk melaksanakan tugas-tugas supaya lebih maksimal dalam penanganan bencana di daerah tersebut,” ujar Dasco.

Ditemui terpisah, Ketua Mahkamah Partai Gerindra, Habiburokhman, memastikan pihaknya akan menggelar sidang etik terhadap Bupati Aceh Selatan itu. Habiburokhman menegaskan Mirwan dipastikan akan mendapat sanksi berat apabila terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami akan sidang segera, diberikan sanksi terberat,” kata Habiburokhman kepada wartawan.

Menurut Habiburokhman, sebetulnya partainya sudah memberikan sanksi kepada salah satu kadernya itu. Namun, Habiburokhman mengatakan Partai Gerindra tetap mengevaluasi terkait perlu atau tidaknya persidangan lanjutan sebelum keputusan final diberikan.

Habiburokhman tidak menjawab terkait kepastian Mirwan akan diberhentikan atau tidak dari keanggotaannya di Partai Gerindra. Dia hanya menegaskan Mirwan telah diberhentikan dari jabatan ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.

“Iya, itu kan sudah dipecat,” kata dia.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Irfan Teguh Pribadi