tirto.id - PSSI selaku badan sepak bola tertinggi di Indonesia mematok target tak main-main untuk Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert, yakni lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Hal tersebut diungkapkan oleh Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI, sebagaimana diterangkan oleh Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji.
“Kita harus lolos. Pak Ketum sudah menyampaikan berulang kali agar yang berada di tim itu betul-betul berjuang dengan sangat keras. Kembali lagi, ini harga diri bangsa kita,” jelas Sumardj ketika ditemui pewarta di Bandara Soetta, dikutip dari Antaranews, Kamis (2/10/2025).
Menurut Ketum PSSI, tiket lolos Piala Dunia 2026 terkait dengan harga diri bangsa Indonesia. Oleh karenanya hal tersebut wajib diperjuangkan sebaik mungkin.
“Pak Ketum menyampaikan, ini harga diri bangsa kita. Makanya kita harus berjuang. Apa pun harus kita lakukan dan kita perbuat untuk supaya kita bisa lolos ke Piala Dunia,” imbuh Sumardji.
Tim Garuda akan berjuang di Grup B melawan Arab Saudi dan Irak. Untuk menyegel tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, Merah Putih wajib mengunci posisi juara grup.
Jadwal Timnas Indonesia vs Arab Saudi, pada 9 Oktober 2025 dini hari WIB. Sementara Indonesia vs Irak pada 12 Oktober 2025. Seluruh pertandingan Ronde 4 Grup B akan dilangsungkan terpusat di Arab Saudi.
Jelang rangkaian laga krusial tersebut Timnas Indonesia juga mesti menghadapi sejumlah tantangan tak mudah, baik dari dalam maupun luar.
Dari sisi kedalaman skuad, saat ini Tim Garuda terancam mengalami krisis kiper. Selepas 2 penjaga gawang utama, Emil Audero dan Maarten Paes, dikabarkan belum sepenuhnya pulih dari cedera.
PSSI lantas memanggil kiper tambahan asal klub Borneo FC, Nadeo Argawinata, sebagai langkah antisipasi. Tapi sampai saat ini belum jelas posisi siapa yang bakal digantikan oleh Nadeo.
Sejatinya mengacu rilis awal daftar pemain, Timnas Indonesia sudah memanggil 3 kiper, yakni: Emil Audero (Cremonese/Serie A), Maarten Paes (FC Dallas/MLS), Ernando Ari (Persebaya/Liga Super).
Tak hanya dari kedalaman skuad, tantangan juga datang dari perangkat pertandingan. Pihak AFC memilih wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali, untuk memimpin laga Indonesia vs Arab Saudi.
Oleh PSSI, pemilihan wasit dari region yang sama dengan tim lawan, dinilai berpotensi menimbulkan kontroversi. PSSI sudah mengirim surat protes kepada AFC, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































