Menuju konten utama

Profil Rafael Clash of Champions 2, IG, & Fakta Menariknya

Profil Rafael Clash of Champions 2 mengungkap prestasi, akun IG, hingga fakta menarik sosok mahasiswa UGM yang jadi sorotan penonton.

Profil Rafael Clash of Champions 2, IG, & Fakta Menariknya
Rafael di Clash of Champions Season 2. (FOTO/ruangguru.com)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Salah satu peserta yang mencuri perhatian dalam game showClash of Champions 2 (COC 2) adalah Rafael. Namanya menjadi sorotan sejak awal kompetisi berkat performanya yang konsisten dan gaya bermain yang tenang namun penuh strategi.

Dukungan penonton terhadap Rafael pun tak pernah surut, membuatnya menjadi salah satu peserta favorit sepanjang musim. Keunggulannya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit dengan cepat dan akurat menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.

Clash of Champions adalah game show edukatif yang diselenggarakan oleh Ruangguru. Acara ini menjadi ajang adu kecerdasan antar mahasiswa dari berbagai universitas, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan konsep yang kompetitif namun tetap sarat edukatif, Clash of Champions berhasil menarik perhatian banyak pihak, mulai dari pelajar, pengajar, hingga masyarakat umum. Program ini membuktikan bahwa dunia pendidikan dapat dikemas secara menarik dan inspiratif.

Profil Rafael Clash of Champions Season 2

Rafael David Santoso adalah mahasiswa asal Bantul, Yogyakarta, yang lahir di Surabaya pada 16 September 2003. Saat ini ia menempuh studi di jurusan Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), angkatan 2021, dengan IPK 3,72 dari skala 4,00.

Ia menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Kolese Loyola Semarang dan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, menunjukkan jiwa kepemimpinan dan minat yang luas sejak usia muda.

Prestasinya tak hanya di bidang akademik. Rafael pernah menjadi penerima beasiswa penuh dari program International Student Mobility Awards (IISMA), yang membawanya belajar di University of Siena, Italia, pada 2024.

Selain itu, ia juga menjuarai berbagai kompetisi, seperti menjadi runner-up di National Marketeers Innovation Challenge 2023. Di bidang olahraga, ia sempat memimpin tim bola basket DIY hingga meraih posisi keempat dalam Kejurnas Bola Basket U-14 tahun 2017.

Selama mengikuti COCSeason 2, Rafael menunjukkan performa luar biasa. Ia sukses melewati berbagai tantangan seperti Spinning Cube yang mengasah logika dan kecepatan, serta Galactic Trace yang menguji daya ingat terhadap pola konstelasi.

Akun IG Rafael CoC 2 dan Media Sosialnya

Dalam akun media sosial pribadinya, Rafael kerap membagikan berbagai aktivitas yang ia jalani, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga momen-momen penting dalam hidupnya.

Salah satu yang sering ia unggah adalah kegiatan olahraga, terutama basket yang sudah menjadi bagian dari perjalan prestasinya sejak remaja. Unggahan-unggahan tersebut menunjukan sisi aktif dan dinamis Rafael di luar dunia akademik.

Rafael juga membagikan pengalamannya selama mengikuti Clash of Champions Season 2. Ia mengunggah potongan momen di balik layar, proses persiapan, hingga interaksi dengan peserta lain yang memperlihatkan perjalan ajang tersebut.

Berikut akun media sosial Rafael CoC 2:

Fakta-Fakta Menarik Rafael CoC Season 2

Rafael menarik perhatian penonton karena kemampuannya yang luar biasa dalam menghadapi tantangan, tetapi juga karena kepribadiannya yang inspiratif.

Kehadirannya di panggung kompetisi ini mengundang rasa penasaran banyak penonton, terutama mereka yang ingin tahu lebih dalam tentang siapa sebenarnya Rafael di balik layar.

Berikut fakta-fakta menarik Rafael CoC Season 2:

1. Jago hampir di seluruh cabang olahraga

Mengutip dari Ruangguru, Rafael mengaku bahwa ia telah mencoba cabang olahraga dan jago hampir di seluruh cabang olahraga. Namun, olahraga favoritnya tetaplah basket.

2. Membuktikan diri dengan mengikuti Clash of Champions Season 2

Selain karena cerdas, Rafael mengikuti kompetisi CoC Season 2 karena ia ingin membuktikan bahwa seorang atlet pun dapat berkompetisi dalam acara cerdas cermat.

3. Ingin berkuliah di luar negeri sejak SMA

Rafael sendiri ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi di luar negeri sejak SMA. Namun, karena COVID-19 melanda dan juga tidak mendapatkan beasiswa, ia memutuskan untuk berkuliah di UGM.

Tak disangka, ketika Rafael berkuliah di UGM, ia baru mendengar program exchange ke luar negeri yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, yaitu program IISMA dan berhasil lolos beasiswa ke University of Siena, Italia.

Untuk informasi lainnya mengenai game show Clash of Champions, klik link berikut: Tirto Clash of Champions.

Baca juga artikel terkait CLASH OF CHAMPIONS atau tulisan lainnya dari Dewi Sekar Pambayun

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Dewi Sekar Pambayun
Penulis: Dewi Sekar Pambayun
Editor: Dipna Videlia Putsanra