tirto.id - Duka menyelimuti bintang Timnas Argentina, Lionel Messi. Sang ayah yang bernama Jorge Messi dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026) waktu Argentina, atau Sabtu (8/8/2026) waktu Indonesia.
Jorge Messi dinyatakan meninggal di sebuah fasilitas medis kota Rosario, Argentina, pada usia 68 tahun. Mengutip laporan dari Marca, sebelum ini Jorge Messi memang telah berjuang melawan penyakit yang sudah diderita sejak lama.
Jorge disebut telah melakoni perawatan intensif selama beberapa bulan terakhir, yang dilakukan di pusat medis Rosario maupun kediaman pribadinya.
Kondisi kesehatan Jorge yang memburuk mulai diketahui oleh khalayak ketika Lionel Messi kedapatan menangis usai mencetak gol untuk Timnas Argentina di Piala Dunia 2026, saat melawan Aljazair.
Saat itu kepada awak media, Lionel Messi mengungkapkan bahwa tangisannya tidak berhubungan dengan Piala Dunia. Akan tetapi karena ia tengah menjalani hari yang sulit terkait keluarga.
Tak lama setelah itu, dikonfirmasi oleh pihak keluarga Messi bahwa ayah mereka tengah menjalani perawatan medis yang serius.
Jorge Messi adalah sosok yang tak bisa dilepaskan dari keberhasilan Lionel Messi menjadi bintang besar sepak bola dunia. Jorge selalu mendampingi Lionel Messi sejak awal karier. Bahkan selama bertahun-tahun sempat menjadi manajer sekaligus agen resmi dari pemain berjuluk La Pulga tersebut.
Profil Jorge Messi: Sang Pengawal La Pulga dari Rosario ke Dunia
Jorge Horacio Messi lahir pada 1 Januari 1958 di Rosario, Argentina. Ia berasal dari keluarga yang memiliki garis keturunan Italia dan Spanyol.
Jorge menikah dengan Celia Maria Cuccittini. Keluarga mereka lantas dikaruniai 4 orang anak, yakni: Rodrigo Messi, Matias Messi, Lionel Messi, serta Maria Sol Messi.
Jorge sempat bekerja sebagai karyawan pabrik baja bernama Acindar di kota Rosario, Argentina. Namun demikian sejak muda Jorge juga sudah gemar dengan dunia sepak bola.
Selain mengenalkan dunia kulit bundar kepada anak-anaknya, Jorge juga sempat menjadi pelatih para pemain muda di klub lokal Rosario. Di klub inilah Lionel Messi kecil mulai berkenalan dengan sepak bola.
Bakat besar Lionel Messi dalam sepak bola berhasil dibaca oleh sang ayah. Akan tetapi ujian datang ketika Lionel Messi ternyata didiagnosis menderita gangguan hormon pertumbuhan, saat menginjak usia 11 tahun.
Didukung oleh bakat sang anak, Jorge kemudian memberikan syarat bagi klub yang hendak merekrut Lionel Messi agar mereka juga bersedia menanggung biaya pengobatan sang anak.
Klausul pengobatan itulah yang kemudian menjodohkan Lionel Messi dengan klub besar asal Spanyol, Barcelona, pada tahun 2000 silam.
Peran sentral Jorge terhadap karier sang anak kian terlihat ketika La Pulga berhasil masuk dalam tim utama Barcelona. Jorge memainkan peran sebagai manajer sekaligus agen resmi dari Lionel Messi.
Jorge menangani semua negosiasi terkait Lionel Messi, seperti nilai kontrak klub hingga sponsor pribadi. Di bawah pengawalan Jorge, Lionel Messi kemudian menjelma menjadi bintang besar yang sukses mengoleksi 8 gelar Ballon d’Or serta trofi Piala Dunia.
Tak hanya dalam dunia sepak bola, Jorge juga diketahui turut mengelola bisnis keluarga bersama anak-anaknya yang lain. Bahkan keluarga besar mereka saat ini juga memiliki yayasan amal bernama Leo Messi Foundation.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id





























