Menuju konten utama

Profil Iin Achsien Pendiri Rumah Teduh yang Bantu Bocah Sukabumi

Iin Achsien sempat membawa Raya, bocah 4 tahun yang meninggal karena cacingan akut, ke rumah sakit. Simak profil pendiri Rumah Teduh ini dan aktivismenya.

Profil Iin Achsien Pendiri Rumah Teduh yang Bantu Bocah Sukabumi
Iin Achsien. Instagram/rumah_teduh_sahabat_iin
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kabar bocah empat tahun bernama Raya asal Sukabumi yang meninggal karena cacingan akut kembali diperbincangkan. Di balik itu, ada sosok Iin Achsien yang membantu membawa Raya ke rumah sakit dan mengurusnya bersama relawan Rumah Teduh.

Lewat unggahan di media sosial Rumah Teduh, Iin Achsien membagikan kabar Raya yang menderita cacingan akut. Unggahan tersebut pun mendapat respons publik.

Baru-baru ini, unggahan di akun Instagram Rumah Teduh (@rumah_teduh_sahabat_iin) membagikan video mengenai kondisi Raya sebelum ia meninggal. Tak hanya itu, Iin juga bercerita tentang proses menangani Raya yang dengan sakitnya yang sudah parah masih harus dihadapkan dengan kendala administratif sehingga kesulitan mendapatkan bantuan BPJS.

Relawan Rumah Teduh membawa Raya ke rumah sakit pada 13 Juli 2025. Sesampainya di rumah sakit, diketahui ia tidak memiliki identitas kependudukan.

Akhirnya, setelah diberi kelonggaran waktu selama 3x24 jam atau 3 hari mengurus administrasi, proses tersebut tetap tidak membuahkan hasil karena relawan Rumah Teduh dioper-oper dari dinas ke dinas lain hingga disarankan membawa Raya ke rumah sakit lain.

Tagihan rumah sakit akhirnya harus dibayarkan secara tunai tanpa keringanan bantuan dari pemerintah. Rumah Teduh pun menjadi penanggung jawab dalam hal ini.

Namun, setelah sembilan hari bertahan dan dirawat di rumah sakit, Raya meninggal pada 22 Juli 2025. Total tagihan senilai Rp23 juta pun harus dibayar Rumah Teduh secara mandiri. Pihak rumah sakit telah memberi keringanan biaya, meski tidak disebut jumlahnya secara pasti.

Kabar ini pun sampai di telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Melalui unggahan di akun Instagram-nya (@dedimulyadi71) pada 19 Agustus 2025, ia menyampaikan permohonan maaf. Tak hanya itu, ia juga akan menindak dan memberi sanksi kepada desa dan perangkat desa yang seharusnya bertanggung jawab pada kasus Raya.

Kemudian, ia juga membawa keluarga Raya yang lain yang diketahui menderita TBC agar diobati secara layak. Tak lupa, ia juga menyampaikan bahwa kasus ini menjadi peringatan kepada aparat pemerintah agar tidak abai dan lalai serta mengecek kondisi lingkungan sekitar agar hal serupa tidak terulang.

Lalu, siapakah sosok Iin Achsien yang berperan dalam perawatan Raya? Simak penjelasan berikut ini.

Profil Iin Achsien Pendiri Yayasan Rumah Teduh

Iin Achsien atau yang lebih akrab disapa Teh Iin memiliki nama asli Iraningsih Achsien. Ia berdomisili di Bandung dan dikenal sebagai pendiri atau founder Rumah Teduh Sahabat Iin.

Rumah Teduh merupakan yayasan filantropi berkonsep rumah singgah yang memberikan tempat untuk para pasien dhuafa yang sakit keras dan keluarganya yang sedang berobat. Saat ini Rumah Teduh banyak jumlahnya, mencapai 20 cabang, dan tersebar di empat kota, yakni Bandung, Jakarta, Sukabumi, dan Malang.

Teh Iin memiliki latar belakang pendidikan pariwisata. Namun, ia telah memantapkan hati untuk fokus mengabdi di bidang kesehatan demi orang-orang yang membutuhkan pertolongan, terutama mereka yang berasal dari kalangan kurang mampu.

Diketahui, kegiatan mulia Teh Iin telah ia mulai sejak tahun 2011. Dengan modal keyakinan yang kuat, ia memulai langkah membantu sejumlah pasien. Mulai dari mengantar hingga mendampingi para pasien yang mengalami sakit keras ke rumah sakit.

Hari ke hari, aksi kemanusiaannya mendapat perhatian dari beberapa donatur. Teh Iin pun berhasil membangun rumah singgah untuk para pasien.

Kemudian, ia mendirikan Rumah Teduh Sahabat Iin secara resmi pada 2015 lalu. Tak hanya menyediakan rumah dan kebutuhan sehari-hari pasien di Rumah Teduh, ia juga membantu mengurus administrasi pengobatan pasien. Ini karena sebagian besar pasien Rumah Teduh merupakan pasien dengan status orang terlantar.

Pembaca yang ingin mengetahui informasi lebih banyak mengenai profil dapat mengakses kumpulan artikel sejenis melalui tautan di bawah ini:

Link Artikel Profil dan Biodata

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat