Menuju konten utama

Profil Budi Setyawan Wijaya, Dirut Pelni Pengganti Tri Andayani

Budi Setyawan Wijaya adalah dirut Pelni yang baru dengan pengalaman menduduki berbagai jabatan di PT Telkom sebelumnya. Berikut profil dan rekam jejaknya.

Profil Budi Setyawan Wijaya, Dirut Pelni Pengganti Tri Andayani
Budi Setyawan Wijaya. (FOTO/InJourney Aviation Services)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Budi Setyawan Wijaya resmi dipilih jadi Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) pada Kamis (18/6/2026). Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) perusahaan pelat merah itu, Budi terpilih untuk menggantikan Tri Andayani. Bagaimana rekam jejak Budi Setyawan sejauh ini?

Penunjukan Budi Setyawan Wijaya sebagai Direktur Utama PT Pelni itu termuat dalam Salinan Keputusan Kepala BP Nomor SR-322/BP/06/2026 tertanggal 18 Juni 2026. Selain Budi Setyawan, sejumlah pejabat direksi PT Pelni juga diganti melalui keputusan ini.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pelni, misalnya, ikut diganti dari Anik Hidayati menjadi Triswahyu Herlina. Begitu juga dengan posisi Direktur Armada dan Teknik yang kini diisi oleh Kokok Susanto, serta Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol yang sekarang dijabat Hana Suhardi.

Perubahan ini dilakukan dalam RUPS yang berlangsung pada Kamis malam di Gedung BP BUMN di Jakarta. Rapat itu turut dihadiri perwakilan PT Danantara Asset Management dan BP BUMN.

Lantas, bagaimana kiprah Budi Setyawan Wijaya selama ini sehingga dipilih jadi Direktur Utama PT Pelni (Persero)?

Profil Budi Setyawan Wijaya dan Rekam jejak

Budi Setyawan Wijaya merupakan sosok yang sebenarnya dekat dengan perusahaan-perusahaan pelat merah di Indonesia. Ia punya rekam jejak menjadi direksi untuk sejumlah BUMN.

Lahir di Yogyakarta, Budi merupakan sarjana bidang teknik dan manajemen industri. Gelar akademis itu ia dapatkan dari STT Telkom pada 1996. Selain itu, Budi juga punya gelar magister bidang manajemen dari STMB yang ia raih pada 2003 lalu.

Menempuh pendidikan di STT Telkom membuat Budi memulai karier profesionalnya di PT Telkom, perusahaan telekomunikasi milik negara. Namun, setelah lulus dari STT Telkom, Budi mengawali kariernya di Telkom sebagai engineer.

Seiring waktu, karier Budi di Telkom terus meningkat dalam 10 tahun. Dari engineer pada 1996, jabatannya meningkat jadi supervisor pada 1997, officer pada 2003 hingga senior officer pada 2005.

Kemudian, pada 2010, PT Telkom Indonesia membentuk perusahaan patungan dengan SK Planet Korea Selatan. Perusahaan ini diberi nama PT MelOn Indonesia. Budi kala itu ditugaskan sebagai chief financial officer di sana.

Pengalaman itu kemudian membuat Budi diberi sejumlah jabatan untuk menjalankan berbagai perusahaan di bawah naungan Telkom Group. Namanya hilir mudik jadi pejabat di anak usaha PT Telkom dari 2010 hingga 2024.

Dari PT MelOn Indonesia, Budi sempat menjadi CEO PT Metra Digital Media, Direktur PT Balebat Dedikasi Prima, CEO PT Administrasi Medika, Direktur Telkomedika, Direktur Telkomtelstra hingga Direktur PT Jalin Pembayaran Nusantara.

Berbagai jabatan itu diemban Budi hingga ia menjadi salah satu Direktur PT Telkom pada 2020. Kala itu, ia jadi Direktur Strategi PT Telkom Indonesia.

Jabatan Direktur PT Telkom Indonesia itu didapatkan Budi secara bersamaan dengan posisi Komisaris PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) di tahun yang sama . Jabatan sebagai Direktur PT Telkom berakhir pada 2025, lalu posisi komisaris selesai 2026.

Setelah tak lagi mengisi jajaran direksi PT Telkom Indonesia, Budi Setyawan Wijaya didapuk untuk menjadi nakhoda perusahaan pelat merah lainnya yakni PT Pelni. Dari teknisi bidang komunikasi, Budi kini memimpin perusahaan transportasi laut dan logistik maritim itu.

Baca juga artikel terkait PROFIL TOKOH atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar