Menuju konten utama

Prediksi IHSG Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Jelang rilis data tingkat suku bunga acuan, pergerakan IHSG hingga saat ini masih menunjukkan pola konsolidasi wajar.

Prediksi IHSG Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (26/4/2023). Usai cuti bersama Lebaran 2023, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (26/4) dibuka menguat 60 poin (0,88 persen) ke 6.877. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan terkonsolidasi wajar pada sesi perdagangan, Rabu (17/1/2024). Posisi IHSG diperkirakan berada pada rentang 7.123 sampai dengan 7.272.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya menuturkan, jelang rilis data perekonomian tentang tingkat suku bunga acuan yang diperkirakan belum akan berubah, pergerakan IHSG hingga saat ini masih menunjukkan pola konsolidasi wajar dengan potensi penguatan yang masih bersifat teknikal rebound.

Lebih lanjut, menurut William, keseriusan kenaikan IHSG akan terlihat apabila IHSG mampu ditutup di atas resisten level terdekatnya, sedangkan potensi adanya koreksi wajar masih cukup besar.

"Adanya fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar rupiah, sehingga jika terjadi koreksi wajar momentum masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian," kata William dalam riset hariannya.

Berikut beberapa rekomendasi dari Yugen Bertumbuh Sekuritas, untuk saham-saham berpotensi cuan pada perdagangan hari ini:

- BMRI

- TLKM

- AKRA

- ITMG

- JSMR

- CTRA

- BBRI

- PWON

Sebelumnya, IHSG pada Selasa (16/1/2024) ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham di kawasan Asia.

IHSG menguat 18,79 poin atau 0,26 persen ke posisi 7.242,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,33 poin atau 0,14 persen ke posisi 975,39.

“Bursa regional Asia melemah yang tampaknya dipengaruhi oleh memanasnya konflik di Timur Tengah setelah militan Houthi menyerang kapal komersial milik Amerika Serikat (AS) di Laut Merah, yang menjadi perhatian pasar, di mana Laut Merah merupakan rute perdagangan terpenting di dunia,” kata Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas, dikutip dari Antara.

Disclaimer: Artikel ini merupakan rekomendasi dan analisis saham dari analis sekuritas yang bersangkutan, bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Tirto tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Apabila akan membeli/menjual saham, pelajari lebih teliti dan tiap keputusan ada di tangan investor.

Baca juga artikel terkait REKOMENDASI SAHAM atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Bisnis
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Maya Saputri