tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemindahan kabel udara ke bawah tanah melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).
Langkah ini diambil menyusul insiden bus menabrak kabel menjuntai di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, yang sempat mengganggu kelancaran lalu lintas pada Minggu (12/4/2026).
“Jadi, SJUT untuk sarana kabel yang kita masukkan ke dalam ini, Perda-nya sudah saya tandatangani. Dan sekarang ini kita akan mulai fokus, konsentrasi untuk memasukkan kabel ke dalam [tanah],” kata Pramono kepada para wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4/2026).
Meski begitu, Pramono mengaku proses pemindahan kabel menjadi di bawah tanah memang memerlukan waktu yang tidak sebentar.
Namun, ia memastikan bahwa hal tersebut sudah tertuang menjadi salah satu program kerja selama masa jabatannya.
“Dan tapi ini memerlukan waktu, tidak bisa bim salabim semuanya akan selesai. Tetapi, Pemerintah DKI Jakarta telah mempunyai program untuk itu,” pungkasnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































