Menuju konten utama

Prabowo Telepon Erdogan-Raja Yordania, Silaturahmi Idulfitri

Prabowo menelepon Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan hingga Raja Yordania Abdullah II usai merampungkan agenda Idulfitri di Tanah Air.

Prabowo Telepon Erdogan-Raja Yordania, Silaturahmi Idulfitri
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Abdullah II Ibnu Al Hussein (kiri) saat menerima gelar kehormatan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/11/2025). Raja Yordania memberikan gelar kehormatan The Bejeweled Grand Cordon of Al-Nahda kepada Presiden Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

tirto.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto menelepon beberapa pemimpin negara dalam rangka silaturahmi di momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Beberapa pemimpin negara dimaksud yakni Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif, PM Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dan Raja Yordania Abdullah II.

Teddy menjelaskan, Prabowo menelepon para pemimpin negara tersebut usai merampungkan agenda Idulfitri di Tanah Air, yang berlangsung sejak malam takbiran di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (20/3/2026) malam, kemudian shalat Id di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Sabtu (21/3/2026) pagi, yang dilanjutkan dengan halalbihalal dan gelar griya di Istana Kepresidenan RI pada Sabtu siang sampai dengan petang hari.

"Dalam beberapa hari di suasana Idulfitri ini, Presiden Prabowo melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara muslim," ujar Teddy seperti dikutip Antara, Senin (23/3/2026).

Teddy melanjutkan, dalam waktu dekat Prabowo juga akan menghubungi pemimpin-pemimpin negara lainnya. "Beberapa Kepala Negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara," sambung Teddy.

Menurutnya, momen silaturahmi melalui sambungan telepon itu bukan hanya sekadar tradisi dalam suasana Hari Raya Idulfitri, melainkan juga menjadi bukti eratnya persaudaraan antara Indonesia dengan negara-negara berpenduduk mayoritas muslim lainnya.

"Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antarnegara-negara muslim sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan," ujar Seskab Teddy.

Sementara itu, dalam siaran resminya Kemarin (22/3/2026), Sekretariat Presiden menjelaskan momen silaturahmi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo melalui sambungan telepon menegaskan Indonesia hadir sebagai jembatan persatuan.

"Momen ini menjadi penegasan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai negara muslim terbesar, tetapi juga sebagai jembatan persatuan yang membawa pesan damai, kerja sama, dan harapan bagi dunia Islam. Idulfitri pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi sekaligus sebagai ruang diplomasi, penguat ukhuwah, dan simbol komitmen Indonesia untuk terus merajut persatuan global," demikian bunyi siaran resmi tersebut.

Baca juga artikel terkait PRABOWO

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana