Menuju konten utama

Prabowo Jamin Hunian Layak dan KUR di Bawah 10 % untuk Buruh

Presiden menjelaskan rumah tersebut akan dibangun dalam klaster di kawasan industri dan dilengkapi fasilitas penunjang.

Prabowo Jamin Hunian Layak dan KUR di Bawah 10 % untuk Buruh
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi sejumlah pimpinan organisasi-organisasi buruh menyampaikan pidato sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui akses hunian yang layak dan keringanan beban kredit.

Dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jumat (1/5/2026), Presiden menargetkan pembangunan 1 juta rumah per tahun bagi buruh.

Presiden menjelaskan rumah tersebut akan dibangun dalam klaster di kawasan industri dan dilengkapi fasilitas penunjang seperti sekolah, rumah sakit, hingga daycare. Selain itu, skema cicilan akan dibuat sangat fleksibel agar terjangkau oleh kaum buruh.

"Kita (pemerintah) akan membangun 1 juta rumah dan kita akan berjuang segera kita bangun 1 juta rumah ini. Jadi, yang tadi 30 persen untuk kontrak kita kurangi, itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri. Cicilnya 20 tahun, kalau tidak bisa, 25 tahun, kalau belum lunas 25 tahun, cicil 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun," tegas Prabowo.

Tak hanya hunian, Prabowo juga menyoroti tingginya bunga pinjaman yang selama ini membebani masyarakat kecil.

Ia telah memerintahkan bank-bank milik negara untuk menurunkan suku bunga kredit rakyat secara signifikan.

"Saya sudah perintahkan bank-bank milik Indonesia, sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5 persen satu tahun," ujar Prabowo di hadapan ribuan buruh.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi rakyat kecil yang selama ini kerap terjerat bunga pinjaman tinggi hingga mencapai 70 persen setahun.

Presiden menekankan bahwa negara harus hadir meringankan beban hidup buruh, petani, dan nelayan.

"Saudara-saudara, selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang, bunganya luar biasa gilanya. Betul? Orang kecil pinjam uang, bunganya bisa 70 persen setahun," tegasnya.

Baca juga artikel terkait MAY DAY atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama