Menuju konten utama

Prabowo Dorong Kampus Fokus Riset Benih Pangan-Kendaraan Listrik

Prabowo minta kampus fokus riset benih pangan unggul dan kendaraan listrik nasional. Pemerintah akan menambah anggaran riset agar berdampak nyata.

Prabowo Dorong Kampus Fokus Riset Benih Pangan-Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat pembukaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Sarasehan Kebangsaan yang dihadiri 2.600 rektor, dekan dan dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia tersebut diselenggarakan dengan tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung kemandirian ekonomi nasional. Dalam acara Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (26/6/2026), Presiden meminta akademisi memfokuskan riset pada pengembangan benih pangan unggul serta kendaraan listrik nasional.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden memandang para guru besar, profesor, dekan, dan peneliti sebagai putra terbaik bangsa.

“Misalnya di bidang pertanian, bagaimana teman-teman para peneliti diminta terus menghasilkan benih-benih, bibit-bibit yang bisa menghasilkan pangan-pangan kita yang melimpah,” ujar Prasetyo kepada awak media usai sesi tertutup sarasehan bersama 2.600 rektor dan akademisi.

Keilmuan dan inovasi yang dihasilkan, kata Prasetyo, diharapkan dapat diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Selain sektor pangan, Presiden juga menyoroti ambisi Indonesia dalam pengembangan industri otomotif nasional.

Jelang usia ke-81 kemerdekaan Indonesia, Prabowo berharap para tenaga ahli dapat bersinergi mengembangkan mobil dan motor buatan dalam negeri.

“Salah satu yang disinggung, kita berharap makin banyak tenaga-tenaga ahli terampil di bidang yang kita kehendaki untuk bergabung, mengembangkan mobil nasional kita, dan motor nasional. Tapi memang kemungkinan besar arahnya ke mobil maupun motor listrik,” tambah Prasetyo.

Terkait dukungan pendanaan, Prasetyo mengungkapkan bahwa pemerintah telah merealisasikan komitmen Presiden berupa penambahan anggaran riset.

Hal ini dilakukan agar penelitian yang dijalankan tidak hanya bersifat akademis, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Saat ini, skema anggaran tersebut telah diatur oleh Menteri Dikti Sains dan Teknologi bersama Bappenas dan BRIN.

"Bahwa sekarang penelitian-penelitian betul-betul diarahkan untuk sesuatu yang diharapkan dimemberikan dampak," ujar Prasetyo.

Baca juga artikel terkait PRABOWO atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana