Menuju konten utama

Poster Film Pesta Babi Bahasa Indonesia dan Inggris

Poster film Pesta Babi versi Indonesia dan Inggris sudah dirilis. Film hanya bisa ditonton lewat nobar resmi, bukan platform streaming.

Poster Film Pesta Babi Bahasa Indonesia dan Inggris
Film Pesta Babi. Youtube/Indonesia Baru

tirto.id - Poster film Pesta Babi versi bahasa Indonesia dan Inggris sudah beredar di media sosial bersamaan dengan meningkatnya atensi publik terhadap dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita.

Film karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale tersebut jadi sorotan setelah pemutarannya dilakukan melalui jaringan komunitas dan nonton bareng (nobar) di berbagai daerah.

Salah satu poster terbaru diunggah melalui akun Instagram resmi sang sutradara, Cypri Paju Dale. Dalam unggahan, tim film mengingatkan publik bahwa sudah beredar versi penuh film Pesta Babi di platform digital yang diunggah pihak tidak bertanggung jawab.

Imbauan bernuansa krem dan merah tersebut memuat peringatan bahwa versi film yang beredar di platform digital bukan distribusi resmi dari tim produksi. Disebut bahwa pihak pembuat film tidak bertanggung jawab jika terdapat perubahan data, fakta, maupun detail lain dalam versi ilegal yang tersebar.

Adapun Cypri menegaskan bahwa film Pesta Babi hanya bisa diakses melalui tautan resmi musim nobar yang disediakan penyelenggara.

Poster Film Pesta Babi Bahasa Indonesia dan Inggris

Poster film Pesta Babi dibuat dalam format bilingual atau menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris. Penggunaan dua bahasa tersebut berkaitan dengan distribusi film yang sudah diputar di Indonesia dan di forum internasional.

Poster bilingual film Pesta Babi bisa Anda temukan via tautan berikut: Poster Pesta Babi

Poster Film Pesta Babi Bahasa Indonesia:

Poster Pesta Babi di Zaman Kita

Poster Pesta Babi di Zaman Kita. Instagram/cypripajudale

Poster Film Pesta Babi Bahasa Inggris:

Poster Pig Feast Colonialism in Our Time

Poster Pig Feast Colonialism in Our Time. Instagram/cypripajudale

Dalam unggahan Instagram terbaru, tim produksi menyampaikan bahwa hingga saat ini film Pesta Babi belum tersedia di platform streaming maupun layanan digital umum.

"Kami menahan film Pesta Babi belum tayang di platform streaming, karena nobar jadi sarana berkumpul, diskusi, bergerak," tulis akun resmi Cypri Paju Dale dalam unggahan tersebut pada 17 Mei 2026.

"Tapi ada pihak yang tidak bertanggungjawab mencegah proses itu dengan upload film tanpa persetujuan kami. Tolong report," imbuh Cypri.

Dalam unggahan tersebut, sutradara mengimbau agar publik tidak menyebarluaskan tautan maupun file film secara bebas di media sosial dan platform video.

Cara Nonton Film Pesta Babi Secara Resmi

Film Pesta Babi saat ini hanya bisa ditonton melalui skema nobar atau nonton bareng resmi yang diadakan komunitas dan warga.

Dokumenter tersebut belum tersedia di bioskop komersial, layanan streaming, maupun platform digital lain seperti YouTube dan Netflix.

Cypri menyebut konsep nobar dipilih agar penonton bisa menyaksikan film sekaligus berdiskusi mengenai isu masyarakat adat, lingkungan, dan pembangunan di Papua.

Pendaftaran nobar dilakukan melalui formulir resmi via link resmi berikut:

Penyelenggara nobar wajib memenuhi sejumlah ketentuan, seperti menghadirkan minimal 10 peserta, mempublikasikan kegiatan di media sosial, serta tidak menyebar file film ke platform publik.

Setelah verifikasi selesai, panitia akan mengirim tautan pemutaran resmi film Pesta Babi kepada penyelenggara H-2 sebelum jadwal acara berlangsung.

Film Pesta Babi Viral

Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mengangkat isu proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan yang disebut berdampak terhadap masyarakat adat dan lingkungan.

Dokumenter ini menyoroti wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi, dengan fokus pada kehidupan suku Marind, Awyu, Yei, dan Muyu di tengah perubahan kawasan hutan adat menjadi area industri perkebunan.

Sejak diputar melalui jaringan komunitas pada 2026, film tersebut menjadi bahan diskusi di kalangan mahasiswa, aktivis lingkungan, hingga kelompok masyarakat sipil.

Namun, sejumlah agenda pemutaran film juga sempat mengalami penolakan dan pembubaran di beberapa daerah. Situasi itu membuat atensi publik terhadap film Pesta Babi semakin meningkat sampai viral di media sosial.

Baca juga artikel terkait PESTA BABI atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora