tirto.id - Kepala Korlantas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho, mengusulkan kendaraan sumbu tiga dilarang melintasi tol dan Jalan Arteri selama musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Hal itu sebagai upaya pengamanan yang mengutamakan keselamatan masyarakat selama masa libur Nataru.
“Kalau memang operasi ini operasi kemanusiaan, mementingkan keselamatan jiwa orang, kami menyarankan selama operasi, kendaraan sumbu 3 dilarang, termasuk yang di tol dan arteri,” kata Agus di dalam Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Usulan ini dilatarbelakangi atas suksesnya penerapan kebijakan tersebut pada Operasi Ketupat 2025, yang mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas ketika kebijakan serupa dilakukan. Dia berharap usulan ini bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode Nataru.
“Tetapi pengalaman operasi ketupat, baru pertama kali selama operasi sumbu 3 dilarang di tol dan di arteri, yang terjadi apa? Kecelakaan lalin turun 33 persen, Pak, fatalitas korban kecelakaan turun 53 persen dan itu baru pertama kali,” tutur Agus.
Meski demikian, dia mengaku pihaknya tak menampik ada aspek ekonomi dan sosial yang harus dipertimbangkan terkait larangan tersebut. Pasalnya, kendaraan atau truk sumbu 3 biasanya dipergunakan untuk mengangkut komoditas hingga logistik.
Oleh sebab itu, Agus menyebut Korlantas akan terus berkoordinasi dengan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), agar segera membuat rancangan kebijakan mengenai larangan truk sumbu tiga saat libur Nataru nanti.
Dia juga memastikan usulan ini akan dibawa ke rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar pelaksanaan Operasi Lilin bisa mengutamakan keselamatan para pengguna jalan.
“Tetapi dari Kemenhub sudah membuat rancangan nanti ini dilakukan windows system karena ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan. Tapi kami pada saat rakor mungkin kami suarakan itu, agar betul-betul operasi kemanusiaan ini mementingkan keselamatan jiwa orang,” kata Agus.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































