Menuju konten utama

Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api di Sekolah Swasta di Jaksel

Polisi tengah mendalami klaim pihak sekolah bahwa 995 senjata itu digunakan untuk ekstrakurikuler siswa.

Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api di Sekolah Swasta di Jaksel
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, saat doorstop di Gedung Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026). foto/Hanang
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya memastikan ratusan benda menyerupai senjata yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan bukanlah senjata api.

Saat ini, kepolisian tengah menyelidiki kepemilikan barang tersebut, termasuk mendalami klaim dari pihak sekolah yang menyebut benda itu digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler (ekskul).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, meminta masyarakat untuk tidak panik terkait temuan tersebut.

"Terkait dengan temuan benda berupa atau berbentuk senjata, kami harus luruskan supaya ini juga tidak menjadi satu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, bahwa 995 benda berbentuk senjata tersebut kami pastikan itu bahwa itu bukan senjata api. Dan kami sedang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan dari barang-barang tersebut," ujar Iman kepada wartawan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026).

Iman mengatakan klarifikasi ini sangat penting untuk mencegah munculnya narasi liar yang dapat mengganggu ketertiban umum. Proses pengusutan kepemilikan dan dokumen barang tersebut saat ini tengah ditangani secara intensif oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

"Yang dapat kami informasikan bahwa betul di lokasi tersebut ditemukan sebagaimana teman-teman ketahui. Namun yang kami pastikan bahwa itu bukan senjata api," terangnya.

Merespons alibi yang menyebut bahwa senjata-senjata tersebut diperuntukkan bagi kegiatan ekskul siswa, Iman menyatakan kepolisian tidak bisa serta-merta menerima klaim tersebut. Pihaknya harus mengecek silang legalitas serta regulasi pendidikannya.

"Kalau ekskul, mungkin harus dilihat dulu apakah sekolah tersebut benar-benar memiliki ekskul tersebut. Kemudian apakah memiliki perizinan sebagaimana diberikan oleh pihak atau lembaga yang berwenang untuk menerbitkan izin? Dan apakah itu diperbolehkan secara ketentuan berdasarkan dari Kementerian Pendidikan?" tegas Iman.

Diketahui, tumpukan benda menyerupai senjata airsoft gun tersebut ditemukan tercecer di dalam kardus.

Iman mengonfirmasi bahwa barang tersebut ditemukan di area kerja milik mantan pimpinan yayasan sekolah tersebut berinisial IWB. Pemeriksaan terhadap IWB juga telah dijadwalkan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kalau tempatnya itu ruang kerjanya Eks ketua yayasan," kata Iman mengonfirmasi lokasi penemuan.

Menanggapi cara penyimpanan barang yang dinilai serampangan, Iman menekankan bahwa benda dengan spesifikasi khusus tetap harus disimpan sesuai dengan standar penempatan, meskipun bukan senjata api sungguhan.

"Ya tentunya harus memiliki tempat tertentu ya, karena bagaimanapun juga itu barang-barang yang memiliki spesifikasi tertentu yang harus diperlakukan dan ditempatkan dengan tempat tertentu," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait SENJATA atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Bayu Septianto