tirto.id - Polisi mengungkapkan bahwa pengemudi mobil listrik BYD Seal yang diduga melakukan tabrak lari di Tol Sedyatmo, Pluit, Jakarta sudah menyerahkan diri dan disebut akan kooperatif dalam menjalani proses hukum. Namun, pelaku yang belum disebutkan identitasnya itu masih menjalani perawatan di rumah sakit hingga hari ini.
"Jaminan dari pihak keluarga yang kooperatif sehingga belum dilakukan pemeriksaan," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, kepada wartawan, Minggu (4/5/2025).
Menurut Argo, pihak keluarga mengatakan kalau pelaku masih trauma atas peristiwa tabrakan tersebut. Keluarga pelaku pun meminta polisi untuk tidak langsung melakukan pemeriksaan. Argo menuturkan, penyidik akhirnya akan melakukan pemeriksaan kepada pelaku lusa, Rabu (7/5/2025).
“Terduga pelaku saat ini masih dalam proses perawatan di RS Bethsaida Tangerang. Namun pihak penyidik sudah membuat surat panggilan riksa untuk hari Rabu besok tanggal 7 Mei,” tutur Argo.
Dalam kecelakaan ini, Argo menjelaskan bahwa peristiwa bayi dua bulan menjadi korban dan mengalami luka. Kecelakaan berawal ketika Mobil Chevrolet dengan nomor polisi B 1023 CBD yang dikemudikan CI melaju dari arah Kamal menuju Jaya di jalur satu.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Don, mengungkap bahwa tiba-tiba mobil yang dikendarai CI ditabrak dari belakang oleh mobil BYD Seal. Kejadian itu berlangsung di ruas Tol Sedyatmo KM 22.00 B jalur atas arah Jaya, Minggu (4/5/2025) pukul 00.24 WIB.
Dhanar menyatakan, benturan keras tersebut membuat Chevrolet keluar jalur hingga berhenti di bahu jalan. Kemudian, mobil Chevrovet itu mengalami kerusakan bagian bodi kiri dan bagian belakang serta ban kanan pecah.
"Korban CYKO (bayi laki-laki) luka ringan langsung dibawa ke rumah sakit," tutur Dhanar.
Diakui dia, sopir BYD yang menabrak memang langsung kabur dari lokasi. Kendati demikian, kejadiannya viral di media sosial sebagaimana diunggah akun Instagram @dashcam_owners_indonesia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































