tirto.id - Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) akan kembali mencari bagian kerangka dari tubuh bocah bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang ditemukan meninggal usai hilang delapan bulan. Pencarian akan dilakukan di bawah jembatan daerah Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Kegiatan hari ini mau penyisiran lagi dengan anjing pelacak di Tenjo," ucap Kapolres Metro Jaksel, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (26/11/2025).
Nicolas mengungkapkan pencarian ini akan dilakukan untuk mencari bagian rahang dari tubuh korban. Sebab, pada penemuan kerangka manusia sebelumnya, tidak dilengkapi dengan rahang.
Pencarian pun direncanakan pukul 12.00 WIB siang ini. Namun, Nicolas mengatakan bahwa pencarian tidak dibarengi dengan rekonstruksi di lokasi tersebut.
"Belum rekonstruksi," ujar Nicolas.
Diketahui, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, mengungkap bahwa korban tidak langsung dibuang saat sudah meninggal. Pembunuhan korban sendiri dilakukan di rumah tersangka di daerah Tangerang.
Ditambahkan Ardian, jasad korban saat itu disimpan di garasi rumah tersangka. Setelah tiga hari, kata dia, tersangka Alex membuang jasad korban ke daerah Tenjo yang menjadi lokasi tempat tinggal kerabat dekatnya.
"Setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi, ketutupan, ada posisi mobil warna silver, itu di belakang garasi selama tiga hari di situ. Dan diakui oleh tersangka. Lalu, tanggal 9 Maret 2025, jenazah itu dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo," ujar Ardian.
Dia menyampaikan bahwa dalam perjalanan mencari korban, tersangka sempat mengelabui polisi. Tersangka sempat mendatangi Polsek Pesanggrahan untuk mencari keberadaan anaknya.
Ardian menuturkan, polisi kemudian melakukan pemeriksaan kepada tersangka yang dijawab dengan mengelak. Total, 20 orang saksi sudah dilakukan pemeriksaan dalam kasus ini.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































