Menuju konten utama

Polda Metro Jaya Turunkan Tim TAA untuk Penabrakan Murid SD

Dalam peristiwa ini, 20 orang korban mengalami luka-luka.

Polda Metro Jaya Turunkan Tim TAA untuk Penabrakan Murid SD
Ilustrasi Kecelakaan Bus. foto/istockphoto

tirto.id - Polda Metro Jaya mengerahkan tim Traffict Accident Analysis (TAA) dikerahkan untuk penanganan penabrakan siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, oleh mobil pengantar makanan bergizi gratis (MBG). Dalam peristiwa ini, 20 orang korban mengalami luka-luka.

"Saat ini dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) oleh tim TAA Dit Lantas Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Budi menerangkan, untuk sopir yang mengendarai mobil Granmax sudah diamankan pihak kepolisian untuk diminta keterangan atas insiden ini. Sementara itu, 19 korban masih berada di RS Koja dan RSUD Cilincing.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, kata Budi, juga telah mendatangi lokasi kejadian. Asep pun menyampaikan prihatin dengan insiden kecelakaan di SDN Kalibaru 01 Pagi kec Cilincing tersebut.

Diharapkan Kapolda, kata Budi, para murid dan guru yang menjadi korban segera ditangani dengan baik dan bisa pulih kembali. Budi pun mengungkap bahwa kepada murid yang lainnya juga akan diberikan trauma healing.

"Polrestro Jakut menyiapkan posko pelayanan bagi korban dan Tim Trauma Healing turun untuk membantu memulihkan psikis siswa yang sempat kaget/shock," ungkap Budi.

Disampaikan Budi, masyarakat diharapkan tetap tenang dan selektif daam menerima informasi yang beredar. Polda Metro Jaya, kata dia, akan selalu memberikan informasi terkini terkait peristiwa ini.

Di sisi lain, Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengungkap, kepada kedua orang yang ada di mobil pengantar MBG sudah dilakukan tes urine. Namun, dia tak menyebutkan identitas keduanya.

"Cek urine-nya negatif ya," tutur Bobi.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Farida Susanty