Menuju konten utama

PIS Catat Kinerja Positif di 2025 Meski Ada Dinamika Geopolitik

PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan kinerja bisnis dan keuangan positif di 2025. Kontribusi PIS ke pendapatan negara capai Rp4,87 T.

PIS Catat Kinerja Positif di 2025 Meski Ada Dinamika Geopolitik
Salah saytu kontribusi PT PIS terhadap masyarakat Indonesia. (FOTO/dok. Pertamina International Shipping)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatat kinerja positif sepanjang 2025 di tengah dinamika geopolitik dan tantangan industri pelayaran global. Capaian itu ditopang oleh konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan operasional armada, memperkuat efisiensi bisnis, serta mendukung distribusi energi nasional secara berkelanjutan.

Sepanjang 2025, PIS mengangkut toral 107,69 miliar liter minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG guna memastikan pasokan energi tetap terjaga di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari Pertamina Group, PIS juga terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menjalankan bisnis yang memperhatikan keberlanjutan ekosistem laut.

Kinerja keuangan perusahaan pun membaik. Pada 2025, PIS membukukan pendapatan usaha sebesar US$3.333,69 juta. Laba perusahaan juga tumbuh 2,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi US$572,48 juta. Pertumbuhan tersebut didorong oleh efisiensi biaya yang konsisten, perluasan portofolio bisnis, pengembangan bisnis non-captive, serta kontribusi PIS dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Berkat kinerja positif itu, PIS mampu menyetorkan Rp4,87 triliun kepada negara melalui pembayaran pajak dan dividen selama tahun 2025. Selain itu, perusahaan ikut mendukung penguatan industri maritim nasional melalui pemeliharaan armada, peningkatan kapasitas industri galangan kapal, hingga pengembangan kompetensi para pelaut Indonesia.

Kinerja bisnis PIS juga menunjukkan pertumbuhan signifikan pada segmen angkutan LNG. Sepanjang tahun 2025, PIS mengangkut 11 shipment LNG atau meningkat 5,5 kali lipat dibandingkan realisasi 2024. Peningkatan itu menegaskan makin besarnya kepercayaan pelanggan LNG domestik terhadap layanan PIS.

Di pasar internasional, PIS memperluas portofolio bisnis gas dan petrokimia melalui pengangkutan Vinyl Chloride Monomer (VCM) sebanyak 28 shipment. Diversifikasi bisnis turut diperkuat dengan memasuki segmen baru melalui pengangkutan perdana 30.216 metrik ton slab steel, sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung hilirisasi industri nasional di luar angkutan energi konvensional.

"Pertumbuhan laba bersih dan pendapatan yang kami capai di 2025 merupakan hasil dari kombinasi penguatan armada, ekspansi bisnis, disiplin operasional, dan efisiensi biaya yang konsisten kami jalankan di seluruh lini bisnis. Ini membuktikan bahwa PIS bisa terus bertumbuh di tengah tantangan geopolitik industri yang dinamis," kata Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita.

Penguatan armada menjadi salah satu fondasi pencapaian tersebut. Hingga akhir 2025, PIS mengelola dan mengawasi 111 unit kapal sebelum proses integrasi bisnis hilir di Pertamina Group.

"Penguatan armada yang kami lakukan sepanjang 2025 merupakan wujud nyata komitmen PIS yang terus bertumbuh, pertumbuhan kapasitas ini menjadi bukti nyata PIS terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Vega.

Komitmen PIS terhadap transisi energi juga tercermin melalui upaya mendukung target Net Zero Emission (NZE) dengan menurunkan emisi sebesar 116.761 tCO2e atau mencapai 158 persen dari target tahunan.

Kontribusi penurunan emisi terbesar berasal dari penerapan voyage optimization, yaitu optimalisasi operasional pelayaran sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien melalui pemanfaatan teknologi dan penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Di bidang keberlanjutan, PIS sukses meraih skor ESG BB dari MSCI (Morgan Stanley Capital International), yang mencerminkan makin matangnya pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.

Kinerja positif tersebut didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang terus meningkat. Produktivitas karyawan yang makin baik mengantarkan PIS meraih penghargaan sebagai Top Employer Indonesia 2025.

PIS juga memperkuat komitmennya dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program TJSL PIS berhasil menjangkau 76.151 penerima manfaat.

Salah satunya, program pelayanan kesehatan bagi warga di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Bersama doctorSHARE, perusahaan menghadirkan layanan Rumah Sakit Kapal di Waigeo selama 60 hari untuk melayani 4.099 pasien di kawasan 3T.

Pelestarian lingkungan pun menjadi fokus perusahaan. PIS menanam 38.000 mangrove, 3.200 lamun, dan 625 karang. Perusahaan juga melakukan penandaan (tagging) terhadap tujuh hiu paus sebagai bagian dari upaya konservasi keanekaragaman hayati laut.

"Kami bersyukur penguatan armada yang didorong oleh disiplin operasional dan standar keselamatan kelas dunia ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing armada, sekaligus kinerja keuangan Perseroan," ujar Vega.

"Capaian sepanjang 2025 menjadi modal penting bagi PIS untuk terus memperkuat daya saing di industri maritim global yang berkelanjutan," pungkasnya.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis