Menuju konten utama

Pilgub Jatim 2018: Nasdem Harap Hasan Aminuddin Dampingi Khofifah

Hasan Aminuddin digadang menjadi wakil dari Khofifah Indar Parawansa di ajang Pilgub Jatim 2018. Nasdem dan Golkar mengusulkan nama ini.

Pilgub Jatim 2018: Nasdem Harap Hasan Aminuddin Dampingi Khofifah
Khofifah Indar Parawansa. tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengharapkan anggota DPR RI Hasan Aminuddin dipilih sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur untuk mendampingi Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2018.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Jatim Muzammil Syafii menyampaikan, alasan Nasdem mengusulkan Hasan Aminuddin karena dia merupakan figur politik di Jawa Timur.

"Pak Hasan adalah figur politik senior yang memiliki basis riil di Jatim, khususnya di wilayah Tapal Kuda dan Mataraman," ujar Muzammil Syafii, di Surabaya, Senin (23/10/2017).

Muzammil beralasan, Hasan Aminuddin memiliki rekam jejak yang baik, pernah menjabat bupati Probolinggo dua periode. Pengalamannya dalam politik juga telah matang karena mengalami tiga zaman, yaitu zaman orde baru, zaman reformasi dan zaman restorasi.

Karena eksis di politik dan pemerintahan, kata dia, sudah tak diragukan lagi kemampuannya mengakomodasi kepentingan masyarakat, terlebih sebagai seorang kiai, namanya juga tak asing di kalangan Nahdlatul Ulama.

Anggota DPRD Jatim itu juga mengisahkan bahwa sebetulnya almarhum KH Hasyim Muzadi pernah memasangkan Khofifah Indar Parawansa dengan Hasan Aminuddin di Pilkada Jatim 2013, tapi dianulir oleh partai pengusung.

Usulan memasangkan Hasan Aminuddin dengan Khofifah juga dilontarkan oleh Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR RI Setya Novanto saat berkunjung ke Probolinggo dalam peringatan Hari Santri, Minggu (22/10).

Setya Novanto mengharapkan wakil Khofifah di Pilkada Jatim adalah figur yang dekat dengan para ulama seperti Hasan Aminuddin.

Di sisi lain, Lembaga Survei The Initiative Institute mencatat pasangan dari kalangan santri sangat diminati oleh warga Jatim di Pilkada Jatim 2018.

Hasil survei ke 1.016 responden di 108 desa dan kelurahan di Jatim pada September lalu menyebut, latar belakang pasangan santri dan santri memiliki poin tertinggi dari aspek kepantasan dengan 63,3 persen.

Sedangkan, pasangan latar belakang santri-nasionalis mencatat 54,3 persen, sementara nasionalis-santri sebanyak 52 persen.

"Jika Khofifah memilih Hasan Amunuddin maka panggung politik pilkada Jatim dipenuhi santri karena pasangan yang diusung PDIP dan PKB juga dari kalangan santri," kata CEO The Initiative Institute, Airlangga Pribadi.

Baca juga artikel terkait PILGUB JATIM 2018

tirto.id - Politik
Sumber: antara
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH