tirto.id - Stasiun pengumpul minyak milik Pertamina EP di Dusun Cikaret, Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat dilaporkan meledak dan mengakibatkan kobaran api hingga mengagetkan warga setempat.
“Ada suara gemuruh tapi kok lama, kurang lebih 10 menit. Saya keluar rumah cari tahu sumber suara, ternyata arahnya dari utara. Makin lama terdengar ledakan cukup besar disertai semburan api,” ungkap Derli kepada wartawan.
Terkait hal ini, Manager Communication Relations & CID Pertamina EP Pinto Bowo Laksono membenarkan bahwa telah terjadi ledakan pada jalur pipa minyak atau Gas line CO2 Removal di area Stasiun Pengumpul Subang.
Ledakan yang terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 04.30 WIB menyebabkan dua pekerja mengalami luka bakar.
"Dua pekerja mengalami cedera luka bakar dan dalam keadaan sadar penuh. Kedua korban mendapatkan penanganan pertama di RS Hamori Subang. Selanjutnya korban dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk penanganan dan perawatan lebih lanjut,” kata Pinto dalam keterangan resminya, Selasa (5/8/2025).
Meski demikian, Pinto memastikan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.41 WIB oleh Tim Penanggulangan Keadaan Darurat Pertamina EP Subang Field. Tim juga melakukan tindakan mitigasi untuk mengendalikan kondisi pascakebakaran di area sumur tersebut.
Saat ini, klaim Pinto, seluruh langkah penanganan telah dilakukan sesuai dengan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diberlakukan Perusahaan. Pertamina EP telah membentuk tim investasi untuk mencari penyebab terjadinya insiden tersebut.
“Pertamina EP memastikan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali,” terangnya.
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id







































