tirto.id - Posko organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Jalan Manunggal V, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengalami kebakaran pada Senin (31/8/2026) dini hari. Dugaan sementara, kebakaran tersebut dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Polres Metro Jakarta Barat menegaskan jika pihaknya tidak menemukan indikasi adanya pelemparan bom molotov maupun aksi sengaja untuk membakar posko. Namun, tim forensik tetap ditugaskan di lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.
GRIB Jaya merupakan ormas yang berdiri sejak 2011 dan didirikan oleh Rosario de Marshall alias Hercules, yang kini menjabat Ketua Umum periode 2024-2029. Berasal dari keluarga petani di Dili, Timor Timur, Hercules memiliki latar belakang sebagai mantan preman Tanah Abang.
Melalui GRIB Jaya, Hercules membangun jaringan dengan pemerintah dan aparat negara. Organisasi tersebut secara terbuka mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres sejak 2014 hingga 2024.
Kronologi Kebakaran di Markas Posko Ormas GRIB Jaya Kedoya
Kebakaran melanda salah satu ruangan Posko ormas GRIB Jaya di Jalan Manunggal V No. 58 2, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (31/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan kepada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat pada pukul 02.49 WIB.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dengan 35 personel menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Dalam proses pemadaman, satu unit armada tambahan yang membawa lima personel turut diterjunkan guna mempercepat proses pengendalian api. Petugas kemudian berjibaku memadamkan kobaran api selama sekitar 30 menit hingga kebakaran berhasil ditangani dan dinyatakan selesai pada 03.28 WIB.
Api dilaporkan tidak sampai merembet ke ruangan lain maupun bangunan di sekitar posko, serta tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka.
"Pemadaman dinyatakan selesai," ungkap Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi dikutip Antara News, Senin (31/8/2026).
Pada awal kejadian, pihak internal GRIB Jaya mengaku belum mengetahui adanya kebakaran tersebut. Kuasa Hukum GRIB Jaya Wilson Colling mengatakan informasi mengenai insiden itu belum dibahas secara resmi di internal organisasi saat dirinya dikonfirmasi.
"Saya belum tahu informasi tersebut karena di grup belum ada, nanti saya ke kantor baru saya memberikan informasi," kata Wilson.
Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, DPP GRIB Jaya kemudian menyampaikan bahwa kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada perangkat pengisi daya ponsel (charger HP) yang diletakkan di atas kulkas.
Percikan api dari charger tersebut diduga menyambar tirai dan wallpaper dinding, kemudian merembet ke sofa hingga menjalar ke bagian plafon ruangan.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi juga menyebut dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik dan membantah adanya aksi pelemparan bom molotov maupun tindakan sengaja untuk membakar posko.
"Sementara informasi dari itu korslet listrik. Karena tidak ada siapa-siapa yang masuk ke dalam. Artinya sampai saat ini tidak ada bom molotov, tidak ada insiden atau apa, betul-betul itu dari korslet listrik," papar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi.
Meski demikian, tim Laboratorium Forensik Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran secara lebih jelas.
"Tim labfor tetap periksa untuk memastikan lebih jelas," imbuh Nasriadi.
GRIB Jaya mengapresiasi respons petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan, sekaligus mengimbau anggotanya meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan instalasi dan perangkat listrik guna mencegah kejadian serupa.
"DPP GRIB Jaya juga mengimbau kepada seluruh anggota agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terkait keamanan penggunaan instalasi kelistrikan," pungkas Wilson.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































