tirto.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan layanan baru untuk mengangkut bulky waste atau sampah berukuran besar melalui sistem digital yang lebih praktis dan terbuka. Kini, warga bisa mengajukan penjemputan sekaligus memantau proses pengangkutan secara daring lewat situs resmi DLH, layaknya melacak paket di platform belanja daring.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa layanan ini dibuat agar masyarakat dapat membuang barang-barang besar yang sudah tidak terpakai secara tepat dan bertanggung jawab, mulai dari kasur, sofa, meja, lemari, hingga perabot rumah tangga lain.
“Layanan ini hadir untuk mencegah pembuangan sembarangan bulky waste yang berpotensi mencemari lingkungan, menyumbat saluran air, dan menumpuk di sungai,” ujar Asep dalam keterangan pers tertulisnya, dikutip Tirto pada Senin (13/10/2025).
Untuk memanfaatkan layanan ini, warga hanya perlu mengunjungi situs lingkunganhidup.jakarta.go.id, memilih menu “Layanan”, lalu klik sub-menu “Bulky Waste”. Setelah mengisi data diri dan formulir pengangkutan, permohonan akan diverifikasi oleh tim DLH.

Apabila disetujui, petugas dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) atau Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) di wilayah setempat akan datang langsung ke lokasi untuk mengangkut sampah. Warga juga dapat memilih opsi menyerahkan barang besar tersebut ke titik pengumpulan yang telah disediakan DLH.
Melalui fitur “Lacak”, warga bisa memantau setiap tahap proses pengangkutan, mulai dari validasi hingga penyelesaian penjemputan secara terkini.
Menurut Asep, sistem ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sampah perkotaan. Ia menekankan bahwa kemudahan akses dan keterbukaan proses diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah besar sembarangan.
“Kami ingin memastikan sampah berukuran besar bisa ditangani secara cepat, transparan, dan ramah lingkungan. Dengan platform ini, warga didorong untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah, demi terwujudnya Jakarta yang lebih hijau dan berkelanjutan,” kata Asep.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id
































