tirto.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan menyelesaikan persoalan jalan berbeda ketinggian di Jalan Inspeksi Kali Duri, Penjaringan, Jakarta Utara, yang sudah mangkrak sejak 2016.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, saat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung lokasi jalan beda tinggi itu pada Senin (27/10/2025).
“Jadi hari ini Pak Gub (Gubernur DKI Jakarta) sudah meninjau langsung ke jalan yang ada beda tinggi ya. Intinya, dari Pemprov DKI akan menyelesaikan permasalahan itu,” ujar Heru di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (27/10/2025).
Heru menjelaskan, pembangunan jalan sepanjang sekitar 320 meter itu dilakukan oleh pengembang swasta, namun berhenti karena persoalan internal. Pemprov DKI kini berencana memanggil pihak pengembang untuk membicarakan kelanjutan proyek tersebut.
Nantinya, Heru mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan turun tangan dalam proyek pembangunan jalan apabila pihak swasta tersebut tidak bersedia untuk melanjutkan proyek tersebut.
“Ini waktu itu dibangun melalui swasta, ya, kemudian terhenti. Nah, kami akan komunikasikan dengan pihak pengembang. Ya, nanti kami komunikasikan. Kalau bisa dilanjut, dilanjut. Kalau pengembangnya sudah tidak bisa, kami, DKI yang akan masuk,” jelasnya.
Ia menyebut, pertemuan dengan pengembang ditargetkan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menentukan langkah lanjutan. Menurutnya, jalan itu sebenarnya sudah berada dalam kondisi baik sebelum adanya pembangunan tambahan dari pengembang. Ia menduga, jalan itu ditinggikan karena faktor banjir rob yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
“Jalan ini sebenarnya jalan ini existing-nya sudah bagus sebenarnya, ya cuma memang dari pengembang ada meninggikan jalan ini. Mungkin karena mungkin ada rob, mungkin ya,” ucap Heru.
Heru menambahkan, perbaikan nantinya akan menyesuaikan dengan kondisi jalan di sekitarnya agar tidak menimbulkan perbedaan tinggi. Ia juga memastikan komunikasi dengan warga sekitar akan dilakukan, terutama karena posisi jalan berdekatan dengan rumah penduduk.
“Ya paling kan harus disamakan dengan jalan di sebelahnya. Nah, dikomunikasikan dengan warga. Tapi tadi komunikasi dengan warga juga mereka pada prinsipnya minta jalannya dibuat sama. Itu aja,” katanya.
Sebelumnya, viral sebuah video di media sosial Instagram yang menunjukkan jalan berbeda ketinggian di Jalan Inspeksi Kali Duri, Penjaringan, Jakarta Utara. Salah satu sisi jalan yang lebih tinggi membuat kendaraan kerap terjatuh ke sisi jalan sebelahnya.
Dalam video itu, terlihat jalan yang lebih tinggi terbentuk dari beton. Sedangkan jalan yang lebih rendah terlihat hancur dan terdapat beberapa genangan air.
“Sejak 2016, daerah ini jalanannya beda tinggi, bikin celaka, merugikan warga, dan bikin banjir,” tulis akun @ijoeel dalam unggahannya pada Minggu (26/10/2025).
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id




























