Menuju konten utama

Pemkot Tangsel Dorong Kementerian PU Perbaiki Flyover Ciputat

Pemkot Tangsel mengklaim berkali-kali menyurati secara resmi Kementerian PU untuk memperbaiki ruas jalan nasional, termasuk flyover Ciputat.

Pemkot Tangsel Dorong Kementerian PU Perbaiki Flyover Ciputat
Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat di Wawancarai Oleh Media. (Foto: Jupri Nugroho)

tirto.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperbaiki kerusakan di Flyover Ciputat. Langkah ini diambil merespons aksi warga yang melakukan perbaikan mandiri akibat kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengendara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel, TB Asep Nurdin, mengatakan ruas jalan flyover Ciputat merupakan bagian dari jalan nasional. Secara regulasi, kewenangan pemeliharaan, perbaikan, hingga pengembangan jalur tersebut berada di bawah pemerintah pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Penjelasan ini, kata Asep disampaikan bukan sebagai bentuk pengelakan tanggung jawab, melainkan untuk memberikan pemahaman bahwa penggunaan dana APBD Kota untuk aset nasional memiliki batasan legal yang ketat demi menjaga tata kelola keuangan negara yang benar.

Asep mengklaim Pemkot Tangsel telah melakukan berbagai langkah proaktif. Komunikasi dan surat-menyurat resmi telah dilayangkan berkali-kali ke tingkat pusat untuk mendesak adanya perbaikan permanen.

"Pemkot Tangsel sudah melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan Pemerintah Pusat terkait perbaikan jalan tersebut. Kami sudah memaparkan poin-poin mana saja yang butuh penanganan segera demi keamanan pengendara," ungkap Asep dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026) dilansir dari Antara.

Mengingat tingginya mobilitas dan risiko kecelakaan di jalur tersebut, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menginstruksikan jajarannya untuk melakukan aksi jemput bola ke Jakarta.

Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus mengawal agar perbaikan Flyover Ciputat masuk dalam daftar prioritas kerja nasional tahun ini.

"Bapak Wali Kota sudah menginstruksikan untuk segera melakukan follow up kembali. Kami akan meminta kejelasan jadwal perbaikan agar masyarakat mendapatkan kepastian. Kami tidak ingin kerusakan yang ada semakin parah dan membahayakan keselamatan warga," ujar Asep.

Sementara itu, Pemkot Tangsel, kata Asep mengapresiasi kontrol sosial dan semangat gotong royong masyarakat yang melakukan perbaikan jalan secara mandiri. Meski begitu, Pemkot Tangsel tetap akan memberikan edukasi bahwa enanganan permanen terhadap jembatan layang tersebut berada di luar wewenang Pemkot Tangsel.

Informasi seperti ini sangat penting bagi kami untuk memetakan prioritas kenyamanan warga di lapangan," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait JALAN RUSAK

tirto.id - Sosial Budaya
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto