Menuju konten utama

Pemkab Tapteng Distribusikan Air Bersih dengan Mobil Tangki

Air bersih ini bukan hanya ditujukan untuk pelanggan PDAM di Tapteg saja, tapi juga bagi masyarakat umum.

Pemkab Tapteng Distribusikan Air Bersih dengan Mobil Tangki
Suasana area pengungsian di Gedung Serba Guna, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (5/12/2025). tirto.id/Irfan AMin

tirto.id - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan upaya darurat pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor dengan menggunakan mobil tangki. Hal itu dilakukan karena sistem perairan di Tapanuli Tengah merupakan salah satu yang terdampak parah saat terjadinya bencana pada akhir November lalu.

Bencana telah membuat kantor PDAM setempat porak-poranda diterjang lumpur, sistem perpipaan pada sumber mata air pun rusak berat diterjang material longsor. Akibatnya, jaringan air bersih di 15 kecamatan di Tapanuli Tengah terdampak.

“Merespons kebutuhan warga akan air bersih, Pemerintah Tapanuli Tengah melakukan upaya darurat dengan pendistribusian air bersih kepada masyarakat dengan menggunakan mobil tangki,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, dalam keterangan resmi pada Sabtu (20/12/2025).

Abdul mengatakan Direktur PDAM Mual Nauli, Masril Tua Rambe, menyampaikan bahwa pendistribusian air bersih ini bukan hanya ditujukan kepada para pelanggan PDAM di Tapanuli Tengah saja, tetapi juga bagi masyarakat umum di Tapanuli Selatan.

“Saat ini Pemerintah Daerah Tapanuli Selatan mengerahkan sebanyak enam mobil tangki dari Kementerian Pekerjaan Umum dan satu mobil tangki BNPB. Dukungan mobil tangki air bersih juga datang dari berbagai organisasi kemanusiaan seperti Palang Merah Indonesia (PMI) dan lainnya,” jelas Abdul.

Mobil tangki air yang diaktivasi oleh pemerintah daerah setempat bekerja 24 jam menyalurkan air rumah sakit, hidran umum di pengungsian, dapur umum, dan wilayah permukiman warga. Setiap hari, mobil-mobil tangki dengan kapasitas 4.000 liter ini ngisi air dari sumber mata air dari pegunungan Sihaporas.

Mobil kemudian berkeliling sesuai rute untuk mengisi hidran umum yang tersebar di beberapa titik lokasi. Saat ini tersedia 25 hidran umum dengan kapasitas daya tampung air sebanyak 2.000 liter per hidran.

Secara paralel, upaya perbaikan pipa-pipa di hulu juga terus dilaksanakan agar sistem jaringan air bisa segera normal kembali. Adapun kendala yang dihadapi petugas dalam upaya perbaikan sistem jaringan air ini antara lain medan yang harus ditempuh untuk membawa peralatan masih terdampak longsor serta jika cuaca hujan.

Hingga Jumat (19/12/2025), beberapa saluran air di Tapanuli Tengah yang mulai pulih antara lain berada di Kecamatan Manduamas, Barus, Sorkam, dan Sosorgadong.

“Meskipun demikian, air yang dihasilkan masih keruh dan hanya bisa dimanfaatkan untuk mencuci dan mandi. Air belum bisa digunakan untuk minum,” tutup Abdul.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fadrik Aziz Firdausi