Menuju konten utama

Pemerintah Mau Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi BBM

Fasilitas yang akan didirikan di tempat pemrosesan akhir (TPA) tersebut bakal menggunakan teknologi pirolisis.

Pemerintah Mau Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi BBM
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah bakal mendirikan pabrik pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Fasilitas yang akan didirikan di tempat pemrosesan akhir (TPA) tersebut bakal menggunakan teknologi pirolisis. Adapun penguraian bahan organik melalui pemanasan suhu tinggi di dalam reaktor tertutup tanpa atau dengan sedikit oksigen.

"Kalau sebelumnya sampah diolah menjadi energi listrik, sekarang kita dorong, kita dorong timbunan sampah di TPA diubah menjadi BBM terbarukan melalui teknologi pirolisis," ucapnya di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Salah satu lokasi yang akan menjadi tempat pendirian fasilitas pengolahan sampah berteknologi pirolisis adalah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat.

"Jadi, ada cara pirolisis tadi ya, [sumbernya menggunakan] timbunan-timbunan [sampaj] yang sudah ada. Nah, kita ini sudah punya sampah yang menggunung setinggi 16 gedung ya, Pak ya. Seperti Bantargebang dan tempat-tempat lain yang tinggi-tinggi [sampahnya]. Yang tinggi-tinggi itu akan diolah menjadi BBM," urai Zulhas.

"Kalau yang pirolisis itu sampah yang sudah menggunung di situ, itu yang dikurangi, diambil bahannya, itu diubah menjadi BBM ya. Ya [fasilitas pengolahan sampah didirikan] di situ lah, di TPA situ," lanjut dia.

Zulhas menambahkan, pemerintah juga bakal mendirikan fasilitas pengolahan sampah berbasis waste to energy (WtE). Fasilitas yang berpotensi didirikan di dekat TPA bakal mengolah sampah baru.

"Kalau yang waste to energy belum tentu [didirikan] di situ [TPA], bisa di tempat lain karena dia sampah baru kan. Biasanya dekat-dekat [TPA]. Karena kalau di situ enggak bisa, dia kan enggak bisa [mengolah sampah] yang lama, dia yang [mengolah sampah] baru kan," tuturnya.

Baca juga artikel terkait ZULKIFLI HASAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana