Menuju konten utama

Pemerintah Kebut Perbaikan Jembatan Nasional di Pidie Jaya Aceh

Jembatan nasional di Meureudu, Pidie Jaya, Aceh ditargetkan selesai pada Jumat (12/12/2025).

Pemerintah Kebut Perbaikan Jembatan Nasional di Pidie Jaya Aceh
Warga menyaksikan jembatan lintas jalur nasional putus akibat diterjang banjir bandang di Desa Manyang Cut, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (27/11/2025). Badan Penanggulangan Bencana Aceh menetapkan 10 dari 23 kabupaten/kota di Aceh itu darurat bencana banjir dan mencatat sebanyak 14.235 KK atau 46.893 jiwa terdampak banjir sementara 1.497 jiwa di antaranya mengungsi, sejumlah rumah dan infratsruktur rusak berat dan ringan akibat banjir sejak 18 hingga 27 November 2027. ANTARA FOTO/Ampelsa/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat perbaikan jembatan nasional di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang rusak dihantam banjir bandang pekan lalu dengan rencana penambahan tenaga kerja.

"Menambah jumlah alat dan tenaga kerja (untuk percepatan)," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 BPJN Aceh, Rita Marleni, di Pidie Jaya, Selasa (9/12/2025) dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan sejauh ini proses perbaikan sudah hampir selevel top atau mencapai jembatan dan ditargetkan selesai pada Jumat 12 Desember 2025.

"Jika tidak ada kendala, 12 Desember fungsional (bisa dilalui)," ujar Rita Marleni.

Pekerjaan pemulihan jembatan ini, kata dia, mengerahkan sebanyak tujuh ekskavator, dua wheel loader, satu unit vibro compact, dan 19 truk jungkit.

Dalam upaya percepatan, kata dia, pihaknya juga berencana untuk menambah alat berat hingga tenaga kerja sehingga pekerjaan lebih cepat diselesaikan.

"Menambah alat berat dan tenaga kerja, dan untuk tahapan berikutnya pemasangan batu boulder," kata Rita Marleni.

Ia menambahkan pemasangan batu boulder nantinya bisa dilakukan bersamaan di atas timbunan hamparan agregat Kelas B dan Kelas A, karena sejauh ini sudah setinggi jembatan.

"Di lapangan, kerja sama dan kordinasi yang intens, sehingga saat ini sudah tidak ada kendala, sudah teratasi," ucap Rita Marleni.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto