Menuju konten utama

Pembiayaan Paylater Tembus Rp10,85 T, Tumbuh 69,7% per Oktober

Laju pertumbuhan pembiayaan BNPL pada Oktober 2025 tercatat melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Pembiayaan Paylater Tembus Rp10,85 T, Tumbuh 69,7% per Oktober
Ilustrasi Paylater. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan menunjukkan pertumbuhan signifikan. Per Oktober 2025, nilai penyalurannya mencapai Rp10,85 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keungan (OJK), Agusman mengungkapkan pertumbuhan yang kuat dari sektor ini.

"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 69,71 persen secara year on year (yoy)," katanya dalam konferensi pers RDK OJK, dikutip Jumat (12/12/2025).

Meski tumbuh pesat dibandingkan tahun sebelumnya, laju pertumbuhan pembiayaan BNPL pada Oktober 2025 tercatat melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Pada September 2025, penyaluran BNPL oleh perusahaan pembiayaan mencapai Rp10,31 triliun dengan pertumbuhan yang lebih tinggi, yaitu 88,65 persen (yoy).

Sebelumnya, pada Agustus 2025, nilai penyaluran pembiayaan BNPL tercatat sebesar Rp9,97 triliun, yang tumbuh 79,91 persen secara tahunan. Ini menunjukkan pertumbuhan pada September 2025 mengalami peningkatan dibandingkan posisi Agustus.

Di sisi kualitas, kinerja kredit atau Non Performing Financing (NPF) gross BNPL dilaporkan tetap terjaga. Agusman menyampaikan bahwa NPF gross per Oktober 2025 berada di level 2,79 persen, membaik dari posisi September 2025 yang sebesar 2,92 persen.

Baca juga artikel terkait OJK atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama