Menuju konten utama

Operasional Bursa Saham 28, 29, 30 Mei 2025, Buka atau Tutup?

Apakah bursa saham tutup 29–30 Mei 2025 karena libur nasional dan cuti bersama? Kapan kembali beroperasi penuh? Simak penjelasannya di sini.

Operasional Bursa Saham 28, 29, 30 Mei 2025, Buka atau Tutup?
Pengunjung mengamati instalasi perbandingan pertumbuhan investasi di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/10/2024). Kapitalisasi pasar modal Indonesia telah mencatatkan rekor tertinggi baru per 19 September 2024 yaitu di angka Rp13.475 triliun sedangkan target pada tahun 2027 mencapai Rp15.000 triliun atau 70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal mengalami jeda signifikan pada bulan Mei 2025. Hal ini menyusul keputusan pemerintah yang menetapkan sejumlah hari libur nasional dan cuti bersama, yang otomatis mengganggu kalender operasional pasar modal.

Seperti telah menjadi praktik rutin, pihak bursa menyesuaikan jadwal kerja mereka mengikuti kalender nasional. Selama hari-hari libur tersebut, seluruh aktivitas di lantai bursa, mulai dari perdagangan saham hingga proses kliring dan penyelesaian transaksi, akan dihentikan sementara.

Dalam keterangan resminya, BEI mengungkapkan bahwa hanya akan ada 17 hari efektif perdagangan pada Mei 2025. Sementara sisanya merupakan tanggal-tanggal yang diliburkan karena berbagai peringatan penting, yaitu Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, Hari Raya Waisak yang jatuh pada 12 Mei, serta cuti bersama keesokan harinya pada 13 Mei.

Penutupan bursa kembali terjadi pada pekan terakhir bulan itu. Tanggal 28 Mei akan menjadi hari perdagangan terakhir di pekan tersebut. Lalu, pada 29 Mei, bursa ditutup untuk memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus. Sehari setelahnya, yakni 30 Mei, cuti bersama kembali menghentikan seluruh kegiatan di pasar modal.

Kapan Bursa Saham Tutup?

Bagi para investor dan pelaku pasar, memahami jam operasional Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah hal krusial untuk mengatur strategi jual beli saham secara efektif. BEI menggelar sesi perdagangan pasar reguler setiap hari kerja, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB, lalu kembali dibuka setelah istirahat siang pada pukul 13.30 WIB dan ditutup pada pukul 14.49 WIB.

Setiap Sabtu dan Minggu, serta pada hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah, bursa tutup total tanpa aktivitas perdagangan.

Operasional Bursa Saham 28, 29, dan 30 Mei 2025

1. Operasional Bursa Saham 28 Mei 2025

Sesi 1: 09.00-12.00 WIB

Sesi 2: 13.30-15.49 WIB

2. Operasional Bursa Saham 29 Mei 2025

Tutup, dikarenakan hari libur nasional memperingati Kenaikan Isa Al Masih.

3. Operasional Bursa Saham 30 Mei 2025

Tutup, dikarenakan cuti bersama memperingati Kenaikan Isa Al Masih.

Kapan Bursa Saham Buka Setelah Libur Kenaikan Yesus Kristus 2025?

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merilis secara resmi kalender libur perdagangan untuk tahun 2025. Penetapan ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama tiga kementerian, yakni Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang mengatur hari libur nasional dan cuti bersama.

Melalui pengumuman bernomor Peng-00213/BEI.POP/10-2024, BEI menyampaikan bahwa sepanjang 2025 akan ada sejumlah hari di mana seluruh aktivitas bursa dihentikan sementara. Ini mencakup kegiatan perdagangan saham serta proses penyelesaian transaksi efek.

BEI juga menegaskan bahwa jadwal ini bersifat dinamis dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu. Jika terjadi penyesuaian kalender operasional dari Bank Indonesia atau jika pemerintah menetapkan revisi hari libur nasional dan cuti bersama, maka BEI akan menyesuaikan jadwal bursa sesuai dengan kebijakan terbaru tersebut.

Setelah jeda dua hari karena peringatan Hari Kenaikan Isa Al Masih dan cuti bersama, Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan kembali beroperasi penuh pada Senin, 2 Juni 2025.

Baca juga artikel terkait BURSA SAHAM atau tulisan lainnya dari Yulita Putri

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Yulita Putri
Penulis: Yulita Putri
Editor: Dipna Videlia Putsanra