tirto.id - Perjalanan hidup Misbach Tamrin bukan sekadar kisah seorang pelukis. Melainkan perjalanan seorang anak Amuntai yang memilih kanvas sebagai medan juang. Dari Yogyakarta, Banjarmasin, badai politik 1965, masa tahanan 13 tahun, hingga kembali berkarya dengan keteguhan yang tak pernah pudar.
Kini, kisah itu diangkat ke layar dalam sebuah film dokumenter monumental garapan Akademi Bangku Panjang Mingguraya.
Dalam episode ini, Misbach bercerita langsung: tentang Bumi Tarung, tentang lukisan sebagai bentuk perlawanan, tentang bagaimana sejarah tak boleh dibiarkan hilang.
Bagaimana rasanya menjadi satu-satunya saksi hidup dari generasi perupa revolusioner? Bagaimana beliau memandang seni dan Indonesia hari ini?
#MisbachTamrin#FilmDokumenter#SeniRupa#Pelukis#Seniman#MaestroSeni#TheChapter#TirtoID
Masuk tirto.id



























