Menuju konten utama

Menteri PU akan Konsultasi dengan Mensesneg soal Gaya Komunikasi

Meski sorotan tersebut mulanya ramai diperbincangkan di media sosial, Dody menyebut hal itu tidak berdampak pada kinerja kementerian yang dipimpinnya.

Menteri PU akan Konsultasi dengan Mensesneg soal Gaya Komunikasi
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengaku akan berkonsultasi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, terkait gaya komunikasinya yang disorot oleh Istana. Ia menilai masukan tersebut sebagai hal yang biasa dalam evaluasi kinerja.

"Ya nggak apa-apa kan kalau itu kan review biasa aja," ujar Dody di Kementerian PU, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Dody mengaku terbuka untuk memperbaiki diri. Ia berencana mendiskusikan hal tersebut dengan Prasetyo Hadi untuk mengetahui bentuk komunikasi yang dianggap kurang pantas.

"Ya mungkin gini, biasa aja. Kalau menurut saya saya harus diubah ya mungkin saya akan ubah. Mungkin nanti saya akan diskusi ulang dengan Pak Mensesneg komunikasi seperti apa yang mungkin belum pantas," jelasnya.

Meski sorotan tersebut mulanya ramai diperbincangkan di media sosial, Dody menyebut hal itu tidak berdampak pada kinerja kementerian yang dipimpinnya. Ia pun meyakinkan bahwa roda pemerintahan di Kementerian PU tetap berjalan normal.

"So far sih nggak ada (pengaruhnya ke kinerja) kayaknya," ucap Dody.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan evaluasi terhadap kinerja dan cara komunikasi para menteri merupakan hal rutin yang terus dilakukan.

"Ya kalau berkenaan dengan evaluasi kepada seluruh kementerian maupun kepada pejabat menterinya memang rutin terus menerus kita lakukan evaluasi," ujar Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Pria yang disapa Pras itu menjelaskan bahwa evaluasi terhadap para menteri dilakukan dalam bentuk koordinasi dan saling memberikan masukan. Namun, ia membedakan antara evaluasi kinerja dengan evaluasi gaya komunikasi.

"Evaluasi dari sisi kinerja itu ada sendiri bagaimana cara kita kemudian mengevaluasi. Tapi kalau pertanyaannya tadi adalah mengevaluasi dari sisi bagaimana cara berkomunikasi, apalagi yang berkenaan dengan karakter masing-masing, itu juga tentunya parameter atau indikator dan cara mengevaluasinya berbeda," terangnya.

Menanggapi kasus Menteri PU yang dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik kurang pas, Prasetyo menegaskan hal itu telah menjadi catatan tersendiri bagi pemerintah. Ia memastikan akan mengkomunikasikan masalah tersebut dengan yang bersangkutan.

"Kalau pun ada yang berkenaan dengan masalah menteri salah seorang menteri yang kemudian dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik itu dianggap kurang pas, nah itu menjadi catatan untuk nanti kami komunikasi dan kita berharap akan diperbaiki," ucapnya.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher