Menuju konten utama

Prabowo Tantang Pakar Kaji Pemanfaatan Produktif di Lahan Gambut

Prabowo menegaskan kepastian pemanfaatan lahan gambut menjadi salah satu fokus utama yang diharapkan dari masukan para pakar.

Prabowo Tantang Pakar Kaji Pemanfaatan Produktif di Lahan Gambut
Presiden Prabowo Subianto di sela-sela Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis Jr/gp/agr
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menantang kalangan ilmuwan dan akademisi untuk mengkaji potensi pemanfaatan lahan gambut ke sektor yang lebih produktif, seperti peluang budi daya pertanian tanpa merusak kelestarian ekosistem maupun memicu kebakaran.

“Yang saya minta saran dari Saudara-saudara, apakah gambut ini bisa kita manfaatkan ke arah produktif?” ujar Prabowo saat berdiskusi bersama para akademisi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026) sebagaimana disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/9/2026).

Secara khusus, Prabowo meminta pertimbangan ilmiah mengenai kelaikan pengembangan tanaman pangan di atas hamparan gambut secara berkelanjutan.

“Apakah kita bisa tanam tanaman di atas gambut?” tanya Prabowo di hadapan puluhan guru besar dan peneliti.

Prabowo menegaskan kepastian pemanfaatan lahan gambut menjadi salah satu fokus utama yang diharapkan dari masukan para pakar.

Selain itu, Prabowo meminta para akademisi memberikan rumusan strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di lahan gambut.

“Sekarang utamanya Saudara-saudara, sebagai ahli, tolong saya diberi tahu apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan pertama, kedua kawasan hutan yang ada gambutnya,” tegasnya.

Pertemuan yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut menghimpun para pakar untuk membedah tata kelola gambut nasional.

Kalangan ilmuwan memaparkan bahwa gambut merupakan ekosistem kompleks dengan beragam variabel, seperti neraca air dan sifat hidrofobik, sehingga pemanfaatannya memerlukan kehati-hatian ekstra agar tidak memicu degradasi lahan.

Prabowo berharap para akademisi mampu merumuskan inovasi tata kelola gambut terpadu yang memadukan nilai ekonomi dan perlindungan lingkungan sekaligus mencegah kebakaran berulang.

“Nah, tapi dengan gambut, kalau bisa ada jawaban ilmiah, a scientific a scientific solution,” terang Prabowo.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher