Menuju konten utama

Menteri Lingkungan Hidup Akan Turun Langsung ke Raja Ampat

Hanif dan rombongan akan menuju ke Raja Ampat pada Kamis 12 Juni 2025.

Menteri Lingkungan Hidup Akan Turun Langsung ke Raja Ampat
Konferensi pers Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, terkait persoalan tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (8/6/2025). tirto.id/ Ayu Mumpuni
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id -

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, akan turun langsung ke Raja Ampat untuk meninjau persoalan tambang nikel yang diduga merusak ekosistem sekitarnya. Meskipun, sejumlah tim telah sejak akhir bulan lalu dikirim Hanif ke lokasi pertambangan nikel itu.

"Dalam waktu yang tidak akan lama, kami sudah merencanakan perjalanan untuk melihat langsung kondisi lapangan sebagaimana yang dilakukan Bapak Menteri ESDM. Kami juga ingin tahu seberapa tingkat kerawanan dan kecemaran yang telah dilakukan," ucap Hanif dalam konferensi pers, Minggu (8/6/2025).

Berdasarkan jadwal, Hanif dan rombongan akan menuju ke Raja Ampat pada Kamis (12/6/2025). Setelah dari lokasi, kata Hanif, pihaknya akan menentukan langkah apa yang tepat untuk mengatasi persoalan lingkungan di sana.

Hanif mengungkap, tim yang telah di Raja Ampat sejak akhir bulan lalu sendiri telah memasang plang dalam pengawasan di empat lokasi pertambangan yang menjadi polemik. Kemudian, dilakukan pengambilan sampel untuk menilai seberapa serius kerusakan yang telah terjadi.

Hanif menambahkan, akan ada ahli juga yang didatangkan ke lokasi untuk mengecek kondisi. Kemudian, keterangan ahli dan hasil lab akan disatukan guna mencapai kesimpulan.

"Pengambilan kesimpulan diperlukan 1-2 bulan. Itu waktu kita untuk mengambil tindakan terkait dengan pelanggaran suatu kasus lingkungan hidup.

Di sisi lain, Hanif mengaku bahwa izin pertambangan sendiri dikeluarkan oleh Bupati Raja Ampat. Oleh karenanya, pemerintah Provinsi Papua Barat Daya diharapkan kembali meninjau izin tersebut.

"Kami akan meminta teman-teman provinsi Papua Barat Daya untuk kemudian meriview, mencermati kembali data ruangnya dengan memperhatikan kajian lingkungan hidup strategis," ungkap Hanif.

Lebih lanjut Hanif menegaskan bahwa dirinya mendukung langkah-langkah yang telah diambil Kementerian ESDM, yakni menghentikan aktivitas pertambangan. Dia memastikan bahwa segala keputusan yang telah diambil didukung demi menjaga ekosistem lingkungan di Raja Ampat.

"Langkah-langkah lebih lanjut akan kita diskusikan dengan Bapak Menteri ESDM. Sepertinya nanti sore kami janji akan ketemu beliau," ujar Hanif.

Baca juga artikel terkait RAJA AMPAT atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Hendra Friana