tirto.id - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memotivasi Pemerintah Kota Palopo agar segera menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Hal ini disampaikan saat Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo, menerima Wali Kota Palopo, Naili Trisal, dalam forum audiensi di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat guna mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Palopo, Sulawesi Selatan.
Saat ini, Kota Palopo belum memiliki Sekolah Rakyat karena terkendala keterbatasan lahan. Karena itu, Gus Ipul menyarankan pemerintah daerah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia.
“Karena ini wilayah kota, nanti coba dikoordinasikan dengan KemenPU,” ujar Gus Ipul.
Sementara itu, Wamensos Agus Jabo menekankan bahwa penentuan lahan untuk Sekolah Rakyat tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan, meskipun kawasan perkotaan kerap memiliki keterbatasan ruang. Pemenuhan syarat itu penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan siswa.
“Lahannya jangan terlalu pinggir ke pantai, jangan lokasi rawan bencana, bukan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan). Lahannya juga yang dekat jalan agar aksesnya mudah, lalu pastikan air akses mudah,” kata Agus Jabo kepada Wali Kota Naili.
Selain membahas Sekolah Rakyat, pertemuan itu juga menyinggung program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Agus Jabo mengingatkan agar Wali Kota Palopo memastikan pemutakhiran data penerima bantuan PBI-JK dilakukan secara rutin. Jika data terlambat diperbarui, penerima manfaat yang sudah meninggal atau sudah tidak layak masih tercatat menerima bantuan.
“Pemutakhiran data bantuan sosial PBI-JK itu per satu bulan, kalau bantuan PKH tiga bulan. Tolong diperbarui terus ya, agar bisa dialihkan ke yang lebih membutuhan,” ujar Agus Jabo.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































