tirto.id - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkap data empat penyakit penyebab risiko kematian tertinggi di Indonesia. Penyakit stroke menjadi penyakit dengan risiko kematian tertinggi dan terbesar di Indonesia.
"Penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di Indonesia nomor 1 stroke, nomor 2 jantung, nomor 3 kanker, nomor 4 ginjal. Nomor 1, nomor 2, nomor 4 itu sekitar 750.000 kematian setahun," ucap Budi saat menghadiri Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara Polri ke-80 di Sespolwan Lemdiklat Polri, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Menurut Budi, semua itu bisa dihindari asalkan masyarakat mau rutin mengikuti pengecekan kesehatan gratis. Dia menekankan, terdapat empat indikator yang harus terus diperhatikan demi mencegah seseorang mengidap penyakit tersebut.
"Satu, tekanan darah. Harus di bawah 120/80. Kalau lebih jangan anggap enteng merasa sehat karena nanti kena stroke tuh, meninggal tuh. Jadi kalau lebih, datang ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit Polri sekarang sudah bisa untuk dapat obat gratis," ujar Budi.
Berdasarkan data, Budi menambahkan, usia rata-rata masyarakat Indonesia adalah 74 tahun. Oleh karena itu, semua masyarakat diharapkan menjaga indikator yang telah disebutkannya sebagai bentuk antisipasi.
Dia pun mengapresiasi Polri yang menggelar Bakti Kesehatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Dalam acara ini, terdapat 5.354 tenaga kesehatan yang dilibatkan untuk terlibat di acara tersebut.
"Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih satu bulan, mulai dari 1 Juni sampai dengan 1 Juli 2026 dengan melibatkan kurang lebih 5.354 tenaga kesehatan. Sedangkan total layanan kesehatan yang diberikan sampai dengan saat ini sebesar 664.975 layanan," tutur Sigit.
Kegiatan ini, kata Sigit, meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum, kemudian pemeriksaan gigi, pemeriksaan dan pengobatan spesialis, operasi katarak, operasi bibir sumbing, operasi bedah minor, donor darah, pemeriksaan laboratorium, khitan massal, pembagian vitamin dan paket imunitas, pemeriksaan stunting, penyuluhan dan pelayanan KB atau KIA, pemberian kacamata gratis, pemeriksaan dan pengobatan TBC, pelayanan kesehatan serta pemberian bantu alat bantu disabilitas.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id































