Menuju konten utama

Menekraf Apresiasi Garuda di Dadaku dan Dukung Film RI Mendunia

Menteri Ekraf menilai film animasi Garuda di Dadaku membawa pesan positif dan motivasi bagi generasi muda Indonesia untuk berprestasi di bidang olahraga.

Menekraf Apresiasi Garuda di Dadaku dan Dukung Film RI Mendunia
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, saat menghadiri screening film animasi Garuda Di Dadaku di Plaza Indonesia Jakarta pada Kamis (4/6/2026). tirto.id/Stefanie Kristiarina Yiwa

tirto.id - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penayangan film animasi Garuda di Dadaku. Dia menilai film ini menghibur sekaligus membawa pesan positif dan motivasi bagi generasi muda Indonesia.

"Tentu harapannya, selain story telling-nya juga memberikan motivasi anak-anak untuk semakin berprestasi di olahraga. Kemudian juga soliditas, pertemanan, persahabatan, itu juga perlu dibangkitkan sebagai bangsa yang kaya akan budaya indonesia," kata Riefky Harsya setelah menghadiri screening film Garuda di Dadaku di Plaza Indonesia, Jakarta, pada Kamis (4/6/2026).

"Harapannya, film kita [produksi sineas Indonesia] tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga mendunia," tambahnya.

Riefky juga berharap film Garuda di Dadaku dapat memanfaatkan momentum menjelang World Cup 2026 untuk mendapatkan banyak penonton sekaligus meraih penghargaan di level internasional.

Acara screening film animasi Garuda di Dadaku di Plaza Indonesia turut dihadiri oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar yang menyambut hangat karya sutradara Ronny Gani tersebut.

Irene melihat antusiasme penayangan film ini tidak hanya datang dari dalam negeri, namun juga negara tetangga Malaysia. Hal ini menunjukkan animasi Indonesia juga dapat menarik minat publik luar negeri.

Hadir dalam acara yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir turut memberikan penilaian positif terhadap penayangan animasi Garuda di Dadaku. Dia menilai, film ini mengingatkan pentingnya nilai kebersamaan di tengah kecenderungan generasi muda yang makin individualis.

“Tidak mungkin sebuah success story itu hasil individu, pasti karena kebersamaan. Nah itu tadi mengingatkan lagi, bagaimana berkolaborasi itu memberi suatu hasil yang baik,” kata Erick saat ditanya pendapatnya mengenai film tersebut.

Erick juga mengapresiasi penayangan film ini menjelang laga Timnas Indonesia melawan Oman dalam FIFA Matchday pada Jumat (5/6/2026). Menurut dia, semangat kebersamaan yang dihadirkan dalam film relevan dengan momentum sepak bola Indonesia saat ini.

Film animasi Garuda di Dadaku diproduksi oleh BASE Entertainment dan KAWI Animation, bersama Robot Playground Media. Penggarapan film ini didukung oleh kolaborasi dengan Springboard, BolaLob, AHHA Production, BRD Studio, Dasun Pictures, PK Films, Barunson E&A, IFI Sinema, dan Arendi.

Diproduseri oleh Shanty Harmayn, film garapan sutradara Ronny Gani tersebut merupakan interpretasi animasi terhadap IP legendaris, film Garuda di Dadaku edisi 2009.

Proses pembuatan film ini mempertemukan ratusan talenta dari berbagai disiplin kreatif dan studio animasi. Mereka semua berkolaborasi untuk menghadirkan cerita yang dekat dengan pengalaman keluarga Indonesia.

Film ini menghadirkan jajaran pengisi suara: Keanu Azka, Kristo Immanuel, Quinn Salman, Ibnu Jamil, Revalina S. Temat, Sal Priadi, Ringgo Agus Rahman, Rizky Ridho, Zee Asadel, Oki Rengga, Emir Mahira, dan Bima Sena.

Kehadiran film ini diiringi dengan dua original soundtrack, yaitu "Garuda di Dadaku" yang dibawakan oleh Isyana Sarasvati dan “Bersama Sang Garuda” yang dinyanyikan oleh Quinn Salman.

Masyarakat dapat menonton film animasi Garuda di Dadaku di bioskop-bioskop tanah air mulai 11 Juni 2026.

Baca juga artikel terkait FILM INDONESIA atau tulisan lainnya dari Farahiyah Dalilah

tirto.id - Film
Penulis: Farahiyah Dalilah
Editor: Addi M Idhom