Menuju konten utama

Mendagri Kirim Taruna untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar para taruna datang untuk membantu pemulihan pascabencana bukan untuk menyulitkan masyarakat Aceh.

Mendagri Kirim Taruna untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (tengah) menyapa para pengungsi korban bencana banjir bandang yang menempati lokasi pengungsian di Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, Aceh, Senin (22/12/2025). ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/rwa.

tirto.id - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, kembali melepas taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Universitas Pertahanan (Unhan) yang ditugaskan membantu percepatan penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Dalam sambutannya, Tito menekankan bahwa tugas yang akan dijalani para taruna sebagian besar berkaitan dengan pekerjaan fisik. Kondisi wilayah pascabencana, menurutnya, masih dipenuhi lumpur yang mengeras akibat panas, sehingga membutuhkan tenaga dan ketahanan fisik yang prima.

“Rumah-rumah masyarakat karena lumpurnya masuk, begitu panas seperti ini mengeras, maka senjata peperangan syaratnya nomor 1, kita bermain fisik,” ujar Tito dalam Apel pelepasan para taruna tersebut digelar di Yonif 111 Aceh Tamiang pada Jumat (23/1/2026).

Pada kesempatan yang sama, mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) itu mengingatkan para taruna agar tidak menjadi beban bagi masyarakat maupun pemerintah daerah setempat selama menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa kehadiran para taruna bertujuan untuk membantu, bukan menyulitkan.

"Kita mengulurkan tangan, bukan menengadahkan tangan,” jelasnya.

Selain membantu masyarakat secara langsung, Tito juga berharap kehadiran para taruna dapat turut menggerakkan roda perekonomian daerah yang sempat terhenti akibat bencana. Ia mengimbau agar kebutuhan selama penugasan dipenuhi dengan berbelanja di wilayah setempat guna mendorong perputaran ekonomi lokal.

Lebih lanjut, Tito menilai penugasan ini sebagai penerapan nyata dari ilmu yang telah diperoleh para taruna selama menempuh pendidikan di akademi. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan akan menjadi pembelajaran berharga sekaligus catatan penting dalam perjalanan karier mereka.

“Adik-adik, ini adalah praktik dari pelajaran yang diterima di akademi yang sesungguhnya, riil di lapangan,” ujarnya.

Tito juga menyampaikan pesan moral agar para taruna menjalani tugas dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa setiap kesulitan selalu memiliki hikmah.

“Di balik sesuatu yang sulit, pasti ada hikmahnya. Ini kerjaan yang berat, tapi saya yakin akan memberikan hikmah dan menjadi sejarah pribadi personal dari tiap-tiap adik-adik,” tuturnya.

Tito berharap kehadiran para taruna dapat memberikan citra positif bagi masyarakat Aceh dan jasa mereka akan selalu dikenang.

“Selamat bertugas, semoga semuanya dapat melaksanakan tugas dengan lancar, sehat semuanya, dan bisa kembali ke akademi masing-masing semuanya dalam keadaan sehat dan sempurna,” ujarnya.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Alfitra Akbar

tirto.id - Flash News
Reporter: Alfitra Akbar
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Rina Nurjanah