tirto.id - Belakangan ini warganet kerap menyebut istilah soft spoken di media sosial. Apa arti soft spoken? Simak penjelasan lengkap berikut ini.
Soft spoken adalah gaya komunikasi yang lembut, tenang, dan penuh dengan empati. Dalam bahasa Inggris, soft spoken merujuk pada cara bertutur kata yang lembut atau bersuara pelan. Sementara menurut Cambridge Dictionary, soft speaking adalah gaya bicara yang sopan dan lembut.
Gaya bicara soft spoken identik dengan kepribadian sabar dan mempunyai kecerdasan emosional yang baik. Orang dengan kepribadian soft spoken berbeda dengan orang yang kurang percaya diri atau pemalu. Orang soft spoken mampu mengendalikan emosi dengan baik dan bisa menyampaikan pesan dengan jelas namun secara halus.
Pribadi soft spoken menjadi kriteria pasangan idaman baru akhir-akhir ini, terutama bagi Generasi Z. Mereka menganggap orang soft spoken bisa diajak berkomunikasi dengan sehat dan terhindar dari maskulinitas toksik. Akan tetapi, juga ada pribadi soft spoken manipulatif yang memanfaatkan gaya bicara yang lembut untuk kepentingan pribadi.
Ciri-ciri Orang Soft Spoken
Selain suaranya yang pelan, terdapat sejumlah ciri lain dari orang atau pribadi yang memiliki kepribadian soft spoken. Misal, berbicara dengan nada yang lembut dan tenang. Selain itu, orang soft spoken juga mengedepankan prinsip untuk berbicara dengan jelas.
Berikut adalah penjelasan selengkapnya tentang ciri-ciri orang yang soft spoken:
1. Gaya Bicara Tenang dengan Nada Lembut
Ciri paling menonjol dari orang soft spoken adalah gaya bicara tenang dengan nada yang lembut. Orang soft spoken hampir tidak pernah berbicara menggunakan nada yang tinggi apalagi berteriak.2. Mengedepankan Berbicara dengan Jelas
Orang soft spoken mampu berbicara dengan jelas dan dapat dipahami walaupun dengan nada lembut. Orang soft spoken memiliki gaya bicara dengan irama yang teratur dan pada setiap kata terdapat penekanan.3. Sabar dalam Berkomunikasi
Orang soft spoken pada umumnya tidak mudah terbawa emosi ketika sedang berbicara. Pribadi soft spoken akan memikirkan ulang setiap kata yang akan diucapkan dan mendengarkan terlebih dahulu sebelum memberi respons.4. Memiliki Sikap yang Sopan dan Ramah
Orang soft spoken biasanya juga dibarengi dengan sikap yang sopan dan ramah. Selain itu, pribadi soft spoken juga sering tersenyum dan menghargai siapapun lawan bicaranya.5. Pendengar yang Baik
Pada umumnya orang soft spoken mampu menjadi pendengar yang baik, selain ketenangan dalam berbicara. Orang soft spoken akan lebih memilih untuk melihat dari sudut pandang lawan bicaranya terlebih dahulu.Bagaimana Cara Menjadi Soft Spoken?
Untuk menjadi pribadi yang soft spoken, ada berbagai cara yang dapat dilakukan. Misal, membuat volume dan nada bicara menjadi lebih lembut dan memilih kata yang sopan dan baik. Di samping itu, bisa juga dengan belajar mendengarkan dengan baik apa yang disampaikan oleh lawan bicara untuk menunjukkan empati.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjadi pribadi yang soft spoken antara lain:
- Berbicara dengan volume atau nada yang lembut dan tenang untuk membuat suasana menjadi nyaman.
- Memilih kata-kata yang sopan, santun, positif, dan menghindari kata-kata kasar atau sarkasme yang menyebabkan lawan bicara merasa terintimidasi.
- Fokus dengan perkataan dari lawan bicara tanpa menginterupsi untuk menunjukkan penghargaan dan memahami perasaan mereka.
- Memasang ekspresi wajah yang menyenangkan dan menatap mata lawan bicara untuk menunjukkan kehangatan serta kepedulian.
- Apabila topik pembicaraan memicu emosi, tetap berbicara dengan nada yang tenang dan terkendali supaya pembicaraan tetap berjalan dengan baik.
Penulis: Tifa Fauziah
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id





























