tirto.id - Menteri Koordinator Pangan Zukifli Hasan (Zulhas) berujar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlangsung saat bulan Ramadhan 2026. Keputusan itu diambil saat Zulhas menggelar rapat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan kementerian/lembaga terkait di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
Menurut Zulhas, waktu pembagian MBG akan mengalami perubahan dan menunya pun akan disesuaikan untuk murid muslim atau berpuasa.
"Untuk [murid] yang muslim, yang berpuasa, dikasih makannya makanan kering," tutur Zulhas usai rapat di Kemenko Pangan, Kamis.
"Sekolah-sekolah yang tidak berpuasa, nonmuslim, [pendistribusian MBG dilakukan] seperti biasa," sambung dia.
Zulhas melanjutkan, pembagian MBG untuk murid di pesantren/santri akan dilakukan sore hari atau menjelang buka puasa. Tidak ada penyesuaian menu untuk murid di pesantren.
Kemudian, tidak ada penyesuaian distribusi MBG untuk ibu hamil serta balita. Pasalnya, ibu hamil dan balita memang tak berpuasa saat bulan ramadhan.
"Yang pesantren geser waktu [pendistribusian MBG], ngasihnya pas sore. Balita, ibu hamil, seperti biasa, kan enggak puasa," tutur Zulhas.
Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana berujar bahwa MBG akan didistribusikan siang hari di sekolah yang mayoritas muridnya Islam. MBG tersebut diharapkan dapat menjadi menu buka puasa untuk mereka.
Kata dia, BGN akan menyesuaikan sejumlah menu MBG selama bulan Ramadhan. Pasalnya, makanan basah cenderung lebih cepat basi ketika tidak kunjung dikonsumsi.
"Ya, contoh [menu MBG saat bulan puasa] nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon," ucap Dadan di lokasi yang sama.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































