tirto.id - Perang yang melibatkan tiga negara yakni Amerika Serikat (AS) yang bersekutu dengan Israel, dan Iran masih berlangsung hingga hari ini, Selasa (3/3/2026). Bagaimana update terkini kondisi di sana?
Militer gabungan AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran sejak 28 Februari 2026. Dalam operasi tersebut, pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei tewas.
Sekretaris Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa alasan AS menyerang Iran karena mengetahui Israel akan melancarkan serangan dan memperkirakan akan ada balasan dari Iran terhadap pasukan Amerika.
“Kami tahu bahwa akan ada aksi Israel. Kami tahu bahwa itu akan memicu serangan terhadap pasukan Amerika, dan kami tahu bahwa jika kami tidak secara preemptif menyerang mereka sebelum mereka melancarkan serangan tersebut, kami akan menderita korban yang lebih tinggi,” papar Rubio dikutip Al Jazeera.
Pernyataan ini dibantah oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menyebut komentar tersebut sebagai bukti bahwa tidak ada ancaman mendesak dari Iran dan bahwa AS masuk ke perang demi membantu Israel.
“Tuan Rubio mengakui apa yang kita semua ketahui: AS telah memasuki perang pilihan atas nama Israel. Tidak pernah ada yang disebut "ancaman" Iran. Dengan demikian, pertumpahan darah Amerika dan Iran adalah tanggung jawab para pendukung Israel. Rakyat Amerika pantas mendapatkan yang lebih baik dan harus merebut kembali negara mereka,” tulis Araghchi di akun X miliknya @araghchi.
Live Update Perang AS-Israel vs Iran & Kondisi Terkini 3 Negara
Situasi di Timur Tengah dilaporkan semakin memburuk dan meluas, memicu kekhawatiran besar dari dunia internasional.
Dua pejabat tinggi PBB, yaitu Vanessa Frazier dan Najat Maalla M’jid, mengeluarkan pernyataan bersama yang memperingatkan adanya ancaman serius terhadap anak-anak akibat eskalasi operasi militer di Iran dan kawasan sekitarnya.
Mereka menyatakan sangat prihatin atas serangan terhadap warga sipil, termasuk fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit.
Mereka menegaskan bahwa sekolah dan rumah sakit tidak boleh menjadi sasaran serangan, serta mendesak semua pihak untuk segera menghentikan pertempuran dan mematuhi hukum kemanusiaan internasional.
Di Iran, pejabat setempat melaporkan bahwa sebuah sekolah dasar di kota Minab diserang dan menewaskan sedikitnya 165 orang.
Selain itu, sembilan rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan parah. Serangan udara juga dilaporkan menghantam pusat kota Teheran, termasuk area dekat gedung parlemen lama Iran, tepatnya di sekitar persimpangan Jalan Valiasr dan Jami, kawasan yang dikenal memiliki banyak situs budaya dan museum.
This is the hospital where I serve as a member of the medical staff. The smoke you see is from a missile that struck beside it. See for yourselves. Patients poured out in fear. Look closely at that mother and her two children—they were trying to escape and then joined the others… pic.twitter.com/IZmtC2XcZ3
— حسین کرمانپور Hossein.Kermanpour (@HKermanpour) March 2, 2026
Konflik juga meluas ke Lebanon. Israel dilaporkan kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Dahiyeh di Beirut selatan, termasuk kawasan Haret Hreik dan Al Hadath.
Militer Israel bahkan mengeluarkan perintah evakuasi paksa bagi warga di sejumlah lingkungan sebelum serangan dilakukan.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa mereka melakukan serangan terarah secara bersamaan ke target militer di Teheran dan Beirut, dengan alasan menyasar pusat komando dan gudang milik kelompok Hezbollah.
Militer Amerika Serikat melalui Komando Pusat (CENTCOM) mengklaim telah menghancurkan fasilitas komando dan kendali milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), termasuk instalasi pertahanan udara dan lokasi peluncuran rudal serta drone.
“Kami akan terus mengambil tindakan tegas terhadap ancaman nyata yang ditimbulkan oleh rezim Iran,” ujar CENTCOM.
Namun, klaim ini belum disertai bukti publik. CENTCOM menyatakan akan terus mengambil tindakan terhadap ancaman yang dianggap datang dari pemerintah Iran.
Ketegangan makin meningkat setelah Arab Saudi melaporkan dua drone menghantam Kedutaan Besar AS di Riyadh, menyebabkan kebakaran kecil dan kerusakan ringan.
Iran pun mengklaim terus menyerang aset-aset militer AS di kawasan, termasuk pangkalan di Bahrain dan Uni Emirat Arab.
Rekaman yang dirilis kantor berita yang berafiliasi dengan IRGC menunjukkan ledakan besar yang diklaim sebagai hasil serangan rudal dan drone Iran terhadap pangkalan udara AS di wilayah Sheikh Isa, Bahrain, termasuk penghancuran gedung komando dan tangki bahan bakar menggunakan 20 drone dan tiga rudal.
Hingga kini, pihak AS belum memberikan tanggapan resmi atas klaim tersebut. Sebelumnya, asap terlihat membumbung dari pangkalan angkatan laut AS di Bahrain.
Melihat situasi yang semakin berbahaya, Departemen Luar Negeri AS memerintahkan warganya untuk segera meninggalkan Bahrain dan sekitar belasan negara lain di Timur Tengah.
Link Live Update Perang AS-Israel vs Iran
Live update perang antara AS-Israel vs Iran bisa dibaca atau ditonton secara live melalui media internasional yang menyajikan siaran langsung, seperti BBC dan Aljazeera berikut ini:Live Update Perang di Aljazeera
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































