Menuju konten utama

Libur Nataru 2025/2026, Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta

Selama masa Nataru, KAI juga memberikan diskon tarif 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial yang berlaku hingga 10 Januari 2026.

Libur Nataru 2025/2026, Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta
Penumpang kereta api berjalan keluar Stasiun Medan, Sumatera Utara, Rabu (24/12/2025). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat jumlah penumpang kereta api pada libur Natal periode 18-24 Desember 2025 mencapai 66.365 penumpang. ANTARA FOTO/Yudi Manar/agr

tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api secara nasional selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mencapai 4.068.603 tiket. Angka ini dihitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Jumlah tersebut meningkat 9,06 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025, yang mencatat penjualan 3.730.584 tiket.

Dari total penjualan tersebut, mayoritas berasal dari layanan kereta api jarak jauh (KA JJ). Tiket KA JJ terjual sebanyak 3.317.786 tiket, atau setara 120,2 persen dari kapasitas yang tersedia sebanyak 2.761.048 tempat duduk.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 750.817 tiket, atau 100,8 persen dari total kapasitas 745.056 tempat duduk.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melampaui 100 persen disebabkan oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis. Hal ini terjadi karena penumpang naik dan turun di berbagai stasiun antara stasiun keberangkatan awal dan tujuan akhir.

“Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen ini dipengaruhi oleh pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun penumpang di berbagai stasiun antara stasiun awal dan tujuan akhir,” ujar Anne Purba dalam keterangan resmi, Sabtu (3/1/2026).

Memasuki periode arus balik Nataru yang mulai berlangsung pada Sabtu (3/1/2026), Anne memastikan seluruh layanan kereta api berjalan dengan aman dan lancar. Hingga Sabtu pagi, penjualan tiket secara nasional telah melampaui 4 juta pelanggan.

“Hingga Sabtu (3/1/2026) pagi ini, penjualan tiket nasional telah melampaui 4 juta pelanggan. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama selama masa libur panjang,” kata Anne.

Secara harian, jumlah pelanggan kereta api, baik jarak jauh maupun lokal, pada Sabtu (3/1/2026) tercatat sebanyak 202.701 pelanggan, berdasarkan data dinamis hingga pukul 24.00 WIB. Angka ini menunjukkan pergerakan signifikan arus balik setelah puncak keberangkatan liburan pada akhir Desember 2025.

Pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta pada Sabtu, 3 Januari 2026, didominasi oleh arus kedatangan. Jumlah penumpang yang turun tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan penumpang yang berangkat, seiring meningkatnya arus balik libur Natal dan Tahun Baru.

Untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal secara keseluruhan, tercatat 39.648 penumpang berangkat, sementara 51.165 penumpang tiba.

Khusus layanan kereta api jarak jauh, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 33.408 orang, sedangkan penumpang yang tiba tercatat sebanyak 45.075 orang.

Tren serupa juga terlihat di sejumlah stasiun utama wilayah Daop 1 Jakarta. Di Stasiun Pasar Senen, tercatat 13.967 penumpang berangkat dan 15.324 penumpang tiba.

Di Stasiun Gambir, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 8.725 orang berangkat dan 14.448 orang tiba.

Sementara itu, Stasiun Bekasi mencatat 5.250 penumpang berangkat dan 6.392 penumpang tiba. Adapun di Stasiun Jatinegara, terdapat 2.027 penumpang berangkat dan 4.590 penumpang tiba.

Secara kumulatif, selama periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, wilayah Daop 1 Jakarta mencatat 763.403 penumpang naik dan 745.249 penumpang turun.

Anne menambahkan bahwa KAI terus melakukan pemantauan intensif di stasiun-stasiun utama dan jalur padat selama arus balik, serta mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik.

“Kami mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal dan identitas perjalanan sesuai tiket, membawa barang sesuai ketentuan, menjaga barang bawaan serta anak-anak, dan memanfaatkan boarding face recognition agar proses boarding lebih cepat dan nyaman,” tambah Anne.

Sebagai bagian dari layanan selama masa Nataru, KAI juga memberikan diskon tarif 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial yang berlaku hingga 10 Januari 2026. Dalam program ini, KAI menyiapkan 1.509.080 tempat duduk, dengan penjualan hingga saat ini mencapai sekitar 353 ribu tiket.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Alfitra Akbar

tirto.id - Flash News
Reporter: Alfitra Akbar
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Farida Susanty