





tirto.id - Iring-iringan pria dan wanita dengan busana dominan putih dan beberapa corak kelir ragam warna berjalan. Sebagian membawa ogoh-ogoh, sebagian lagi nyunggi aneka hasil bumi. Mereka, khusyuk dalam langkah-langkah menuju segara.
Ritual ini dipercaya sebagai upaya untuk mensucikan diri secara lahir batin. Dilakukan dalam serangkaian perayaan Nyepi, dan selalu dilakukan satu kali dalam setiap tahunya. Ritual ini biasa disebut dengan ritual Melasti, Upacara Melasti.
Melasti adalah upaya meningkatkan Sraddha dan Bhakti pada para Dewata untuk menghanyutkan penderitaan masyarakat, menghilangkan papa klesa, dan mencegah kerusakan alam. Hidup yang ideal, adalah yang seimbang. Antara manusia dan ruang hidupnya yaitu alam.
Upacara Melasti setidaknya punya lima titik tuju; Ngiring Prewatek Dewata, Anganyutaken Laraning Jagat, Papa Kelesa, Letuhing Bhuwana, dan Ngamet Sarining Amerta Ring Telenging Segara. Singkatnya, Upacara Melasti adalah sebuah entitas makna kehidupan. Tuntunan yang berwujud ritual sakral untuk membangun kehidupan spiritual yang seimbang, yang lahir dan yang batin.
Foto Foto; ANTARA FOTO
Masuk tirto.id































