tirto.id - Polisi menemukan jenazah Alvaro Kiano Nugroho (6), anak yang hilang sejak Maret 2025. Bagaimana kronologi kasus Alvaro dan siapa pelaku pembunuhan keji ini?
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam menyampaikan pada wartawan, Minggu (23/11/2025) dan mengonfirmasi Alvaro telah meninggal dunia.
Polisi mengonfirmasi identitas jenazah melalui tes DNA dengan keluarga. Simak kronologi kasus Alvaro sejak dilaporkan hilang.
Kronologi Alvaro Kiano Hilang Hingga Ditemukan Meninggal
Kasus Alvaro Kiano bermula pada sembilan bulan lalu, tepatnya pada 6 Maret 2025. Anak berusia 6 tahun yang tinggal di Pesanggrahan, Jakarta Selatan dilaporkan hilang.
1. Hilang ketika Ramadan, Saat Hendak Salat Magrib
Keluarga pertama kali melapor Alvaro hilang pada 6 Maret 2025 saat bulan Ramadan.Tugimin (71), kakek Alvaro, masih bertemu cucunya pada 6 Maret siang hari. Alvaro sempat minta dibuatkan susu."Sebelum dia main, saya sempat bikinin dia susu, soalnya dia kalau minum susu maunya pakai dot," kata Tugimin kepada Tirto pada Senin (17/11).
Setelah itu, Alvaro pergi main di sekitar rumah, sebagaimana yang sering dia lakukan. Namun, ia tak pernah kembali lagi.
Tugimin semula tidak menaruh curiga ketika Alvaro pergi main pada hari itu. Namun, ia berubah cemas setelah petang Alvaro tak kunjung pulang.
Alvaro biasanya pulang setelah salat Magrib di masjid yang tak jauh dari rumahnya. Tugimin lalu mencari cucunya itu.
2. Lapor Polisi, Disuruh Kembali Lagi
Ketika mencari Alvaro, Tugimin menanyai teman-teman sebaya cucunya. Namun, mereka semua bilang tak tahu keberadaan Alvaro."Saya cari ke depan, saya tanyain ke temannya yang nyamperin dia tadi, satu persatu anak semua ditanya, sampai ke danau, semua CCTV kami lihat enggak ada," katanya.
Rasa was-was kemudian mendorong Tugimin melaporkan hilangnya Alvaro ke Polsek Pesanggrahan. Namun, laporan Tugimin ditolak karena masih terlalu dini.
"Polsek bilang kalau laporan anak hilang, ini belum 1X24 jam, tunggu dulu, akhirnya saya pulang lagi," katanya.
3. Keterangan Marbot Masjid, Alvaro Dicari Orang Asing
Sehari setelah Alvaro tak pulang, Tugimin mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan. Di sana, ia membuat laporan anak hilang.Pada hari itu, Tugimin mendapatkan kesaksian dari marbot masjid tempat Alvaro biasa mengaji. Marbot ini menyatakan, ada yang menanyakan Alvaro kepadanya pada hari anak itu hilang.
Hanya saja, marbot tidak mengingat pasti wajah dan ciri fisik dari orang yang mencari-cari Alvaro tersebut. CCTV di masjid juga tak dapat digunakan karena rusak.
Dari sana, polisi mencurigai kerabat Alvaro, yakni paman dari pihak ayah. Paman Alvaro sempat didatangkan polisi dari Bogor dan Batam, namun keduanya dibebaskan karena tidak memiliki kesamaan ciri fisik dengan keterangan marbot masjid.
4. Terus Mencari
Selama berbulan-bulan kemudian, mereka terus berkomunikasi dengan polisi, TNI, bahkan paranormal guna mencari jejak keberadaan Alvaro. Namun, hasilnya nihil.Dalam rentang waktu pencarian yang tiada henti itu, Tugimin dan keluarga Alvaro tak jarang mendapatkan pesan dari banyak pihak tentang keberadaan Alvaro.
Sempat muncul harapan ketika keluarga menerima pesan-pesan macam itu. Namun, ternyata tak satupun yang membuahkan hasil.
"Ibunya Alvaro sering mendapatkan pesan di Instagram mengenai keberadaan Alvaro, tapi setelah kita datangi enggak ada apa-apa. Kita sering dapat katanya ada di Bogor, Tanjung Priok, atau di daerah lain, tapi setelah kita kejar enggak ada apa-apa," kata Tugimin.
5. Ditemukan Meninggal Dunia, 9 Bulan Kemudian
Penculikan seorang anak bernama Bilqis memicu kasus Alvaro muncul kembali, pada 8 November 2025 lalu. Dua minggu setelah kasus viral, jenazah Alvaro ditemukan.Polisi hingga kini masih irit bicara terkait kronologi penemuan jenazah Alvaro yang sudah berupa kerangka manusia.6. Ayah Tiri Alvaro Kiano Ditangkap
Usai jasad Alvaro ditemukan, polisi menangkap satu orang tersangka, yakni ayah tiri Alvaro, yang saat ini ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































