Menuju konten utama

Alvaro Ditemukan Meninggal usai Hilang Sejak Maret

Seala mengatakan tersangka dalam kasus hilangnya Alvaro juga sudah ditangkap untuk dimintai keterangan.

Alvaro Ditemukan Meninggal usai Hilang Sejak Maret
Foto Alvaro di kediamannya di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025). tirot.id/Irfan amin
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepolisian menemukan anak laki-laki yang hilang sejak Maret 2025, Alvaro Kiano Nugroho (6), di Pesanggrahan, Jakarta Selatan dalam kondisi meninggal dunia.

"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek Pesanggrahan AKP, Seala Syah Alam, kepada wartawan di Jakarta, Minggu, dikutip Antara, Minggu (23/11/2025).

Seala mengatakan tersangka dalam kasus hilangnya Alvaro juga sudah ditangkap untuk dimintai keterangan.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memberikan banyak keterangan terkait penyebab meninggalnya korban lantaran masih mendalami kasus tersebut.

"Sementara itu dulu, saya belum bisa banyak pernyataan," ucapnya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim gabungan untuk mencari anak itu.

Kepolisian menyebutkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari dan tak tersimpang, menjadi salah satu kendala untuk pencarian anak itu.

Selain itu, keluarga saat melaporkan hilangnya Alvaro tidak tepat pada hari kejadian.

Oleh karena itu, lanjutnya, petugas mencari informasi yang masuk dari keterangan saksi, sekolah, keluarga dan melalui pesan langsung (direct message/DM) di Instagram, serta saluran aduan Kapolsek.

Ia menyebut, anak itu terhitung hilang selama delapan bulan karena tak terdeteksi sejak Kamis, 6 Maret 2025.

Polisi Lakukan Tes DNA

Kepolisian kini melakukan tes DNA terhadap kerangka yang diduga jasad anak laki-laki, Alvaro Kiano Nugroho (6), di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

Tes DNA adalah proses pemeriksaan laboratorium untuk menganalisis "deoxyribonucleic acid" (DNA), yaitu materi genetik yang menyimpan informasi biologis unik seseorang.

Oleh karena itu, kata, Nicolas, untuk memastikan kerangka itu benar atau tidak Alvaro maka perlu dilakukan pengecekan DNA dan pemeriksaan laboratorium forensik.

Hingga kini, penyidik masih mendalami penemuan jasad tersebut dan akan segera menyampaikan keterangan lebih lanjut.

"Tunggu penyelidik dan penyidik bekerja dulu untuk memastikannya," ucapnya.

Sementara itu, kakek korban Tugimin (71) menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya.

Ciri-ciri terakhir Alvaro saat itu yakni memakai kaos hitam, celana panjang hitam dan sandal hitam. Ciri-ciri fisiknya, yaitu bertubuh kurus, kulit gelap, rambut cepak dan terdapat lesung pipi.

Baca juga artikel terkait KASUS ALVARO ANAK HILANG

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Dwi Aditya Putra