Menuju konten utama

KPK Usut Aliran Uang 400 Travel Terlibat Jual Beli Kuota Haji

Penyidik KPK masih mencari pihak yang diduga menjadi juru simpan uang terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024.

KPK Usut Aliran Uang 400 Travel Terlibat Jual Beli Kuota Haji
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran uang dari 400 agen travel yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) 2023-2024.

Pendalaman ini juga menjadi salah satu alasan KPK tidak ingin gegabah dalam penetapan tersangka perkara ini.

"Itu kan hampir 400 travel yang membuat ini juga agak lama. Orang menjadi tidak sabaran, kenapa enggak cepat diumumkan [tersangka]. Kami harus betul-betul firm dan ini beda-beda, masing-masing travel itu beda-beda menjual kuotanya," kata Plt Direktur Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (20/9/2025).

Hal ini, disampaikan oleh Asep, sekaligus menanggapi soal banyaknya desakan dari masyarakat untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Lebih lanjut, Asep mengatakan, sejumlah agen travel tersebut, diduga melakukan jual beli kuota haji khusus tambahan 2024, yang seharunya menjadi kuota reguler.

Para agen travel diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak Kemenag untuk setiap kuota haji khusus yang didapatkan.

Sementara itu, Asep juga mengatakan bahwa penyidik saat ini masih mencari pihak yang diduga menjadi juru simpan uang terkait perkara ini.

"Kami tidak ingin gegabah dalam hal ini, karena kami ingin melihat kepada siapa saja uang ini kemudian berpindah dan berhentinya di siapa, karena kami yakin bahwa benar ada juru simpannya. Artinya, berkumpul di situ," tuturnya.

Baca juga artikel terkait KORUPSI atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Bayu Septianto