Menuju konten utama

KPK Angkut Barbuk OTT Imigrasi Jakbar, Ada Mercy hingga Sepeda

KPK mengangkut mobil, motor, dan sepeda hasil OTT Imigrasi Jakbar. Uang dolar AS, dolar Singapura, dan emas juga turut disita.

KPK Angkut Barbuk OTT Imigrasi Jakbar, Ada Mercy hingga Sepeda
Sejumlah barang bukti hasil OTT di Imigrasi Jakarta Barat, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). tirto.id/Auliya Umayna
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengangkut sejumlah barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta Barat yang turut menjerat Kepala Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Aman Abdullah, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan pantauan Tirto di lokasi, barang bukti berupa kendaraan roda empat, sepeda motor, dan sepeda dibawa ke Gedung Merah Putih KPK menggunakan truk towing sekitar pukul 18.00 WIB.

Truk towing pertama mengangkut sembilan unit sepeda motor. Sementara itu, satu truk towing berukuran lebih kecil mengangkut tujuh unit sepeda.

KPK Angkut Barbuk Hasil OTT Imigrasi Jakbar

Sejumlah barang bukti hasil OTT di Imigrasi Jakarta Barat, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). tirto.id/Auliya Umayna

Empat unit mobil yang juga menjadi barang bukti dalam perkara tersebut telah terparkir di depan Gedung Juang KPK. Kendaraan yang terlihat di lokasi antara lain bermerek Wuling dan Mercedes-Benz.

Dalam OTT yang menjaring belasan orang itu, KPK juga menyita uang tunai dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan Dolar Singapura serta sejumlah logam mulia emas. Namun, hingga saat ini barang bukti tersebut belum diperlihatkan kepada publik dan para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan.

Meski sejumlah kendaraan telah terlihat di lokasi, KPK belum mengungkap jumlah keseluruhan barang bukti yang disita dalam operasi tersebut.

KPK Angkut Barbuk Hasil OTT Imigrasi Jakbar

Sejumlah barang bukti hasil OTT di Imigrasi Jakarta Barat, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). tirto.id/Auliya Umayna

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan OTT di Jakarta Barat berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia.

Dalam operasi yang digelar sejak Selasa (2/6/2026) malam itu, tim KPK menangkap belasan orang dan menyita sejumlah barang bukti.

Selain uang tunai, kendaraan, dan emas, KPK juga masih melakukan pengembangan perkara. Budi mengatakan tim saat ini bergerak ke Bali dan Jawa Barat untuk melakukan penindakan lanjutan yang masih berkaitan dengan proses keimigrasian.

Baca juga artikel terkait KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Alfitra Akbar