Menuju konten utama

Kondisi Netanyahu usai Kena Kanker Prostat & Jalani Pengobatan

Kondisi terkini Netanyahu usai menjalani pengobatan karena kanker prostat. Informasi soal kesehatan Netanyahu sempat tertunda karena perang.

Kondisi Netanyahu usai Kena Kanker Prostat & Jalani Pengobatan
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. (Sumber: Twitter/@netanyahu)

tirto.id - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjalani pengobatan kanker prostat. Ini menjadi pengakuan publik pertama Netanyahu terkait diagnosis tersebut.

Netanyahu mengklaim, operasi prostat itu ia jalani sekitar satu setengah tahun yang lalu. Kemudian, dua setengah bulan lalu, dokter menemukan tumor kecil yang kemudian ditangani di Rumah Sakit Hadassah, Yerusalem, dengan terapi radiasi. Informasi tersebut tidak diumumkan ke publik pada saat itu.

“Saya meminta untuk menunda publikasinya selama dua bulan agar tidak dirilis pada puncak perang [melawan Iran]," kata Netanyahu, dikutip dari Associated Press pada Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, penundaan itu dilakukan untuk mencegah “lebih banyak propaganda palsu terhadap Israel.”

Pemimpin yang dituduh telah melakukan kejahatan perang oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) itu menyebut kondisi kesehatannya saat ini baik-baik daja. Ia juga menggambarkan tumor yang dialaminya sebagai “masalah medis kecil.”

Kesehatan Netanyahu sempat menjadi bahan spekulasi pada awal perang dengan Iran. Saat itu, beredar gambar palsu hasil kecerdasan buatan (AI) yang menyebut ia telah meninggal dunia.

Direktur unit onkologi RS Hadassah, Aharon Popovtser, mengatakan kanker prostat yang dialami Netanyahu terdeteksi pada tahap awal. Ia menyebut kondisi tersebut umum terjadi pada pria seusia Netanyahu.

“Kami dapat mengatakan berdasarkan temuan dari tes-tes ini bahwa penyakit tersebut telah hilang,” ujar Popovtser, merujuk pada hasil pencitraan dan tes darah.

Netanyahu, yang menjadi perdana menteri terlama Israel dan tengah memimpin negara tersebut dalam serangan di Iran, Gaza, dan Lebanon, sebelumnya juga sempat mendapat kritik terkait keterbukaan kondisi kesehatannya.

Ia pernah mengumumkan pemasangan alat pacu jantung untuk menangani kondisi jantung yang telah lama dideritanya sekitar satu minggu setelah ia pingsan dalam sebuah acara publik.

Baca juga artikel terkait BENJAMIN NETANYAHU atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Dipna Videlia Putsanra