Menuju konten utama

Kisi-kisi Tes Wawancara PPG Calon Guru 2026 & Contoh Soal

Tes wawancara PPG digelar pada 1-17 September 2026. Ini kisi-kisi materi dan contoh soal yang diujikan beserta jawabannya.

Kisi-kisi Tes Wawancara PPG Calon Guru 2026 & Contoh Soal
Ilustrasi Wawancara. foto/IStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kisi-kisi tes wawancara Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru 2026 dapat menjadi referensi bagi peserta. Ini contoh soal yang diujikan dan opsi jawabannya.

Tes Wawancara PPG Guru 2026 diperuntukkan bagi peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi substansi. Tes ini menjadi rangkaian seleksi terakhir sebelum peserta dinyatakan layak mengikuti pendidikan profesi.

Sebab itu, pelamar perlu mempersiapkan diri secara optimal, baik secara teknis maupun penguasaan materi. Berdasarkan Pengumuman Kemendikdasmen Nomor 0367/B/B.B2/GT.00.02/2026, tes wawancara digelar pada 1-17 September 2026.

Kisi-kisi Tes Wawancara PPG Calon Guru 2026

Program Pendidikan Profesi Guru diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Tujuannya menyiapkan calon guru profesional yang kompeten, memiliki integritas dan keteladanan, serta mampu menjawab tantangan kompetensi guru abad 21 di Indonesia.

Untuk menjadi guru profesional bersertifikat, seorang calon guru yang mengikuti pendidikan profesi guru ini harus melewati tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi hingga tes wawancara.

Peserta yang telah berhasil lolos seleksi PPG, Calon Guru 2026 mengikuti proses perkuliahan secara formal, praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, dan mengikuti berbagai program pendampingan.

Nantinya, peserta program pendidikan profesi guru yang memenuhi syarat akan memperoleh sertifikat pendidik. Dalam karier guru, sertifikat pendidik menjadi salah satu syarat untuk mengikuti rekrutmen guru pada instansi pendidikan.

Dalam proses seleksi tes wawancara menjadi tes terakhir yang perlu dilewati pelamar. Tes wawancara PPG digelar untuk mengukur dan menilai kelayakan kepribadian, motivasi, serta kesiapan profesional calon guru sebelum mengikuti pendidikan profesi.

Materi yang diujikan dalam tes wawancara berkaitan dengan menggali pengalaman guru saat proses belajar mengajar. Tes ini akan dilakukan secara virtual (online) melalui platform meeting.

Berikut kisi-kisi materi yang diujikan dalam Tes Wawancara PPG Calon Guru 2026

  • Building positive working relationship (membangun hubungan kerja sama positif)
  • Coaching (pembinaan)
  • Compelling communication (komunikasi yang menarik dan berbobot)
  • Continuous learning (pembelajaran berkelanjutan)
  • Decision making (pengambilan keputusan)
  • Ethical maturity (kematangan beretika)
  • Managing work (mengelola pekerjaan)
  • Mission/purpose (misi atau tujuan)
  • Resilience (daya juang atau resiliensi)
  • Valuing differences (menghargai perbedaan)

Contoh Soal Tes Wawancara PPG Calon Guru 2026

Sesuai agenda, informasi jadwal pelaksanaan tes wawancara masing-masing peserta diumumkan pada 30 Agustus 2026. Lalu, pelaksanaan tes wawancara dilaksanakan pada 1-17 September 2026 dan pengumuman hasil dapat diakses pada 22 September 2026.

Mengingat waktu yang semakin dekat, pelamar dapat berlatih soal dengan intens agar mengetahui pola soal dan ujikan serta menjawabnya secara tepat.

Berikut contoh soal tes wawancara PPG Calon Guru 2026:

1. Apa pendapat Anda tentang guru profesional?

Jawaban: “Guru profesional adalah guru yang memiliki 4 kompetensi jabatan guru yaitu:

  • Kompetensi pedagogik guru adalah kemampuan atau keterampilan guru yang bisa mengelola suatu proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan peserta didik.
  • Kompetensi kepribadian guru berkaitan dengan karakter personal.
  • Kompetensi profesional guru adalah kemampuan atau keterampilan yang wajib dimiliki supaya tugas-tugas keguruan bisa diselesaikan dengan baik.
  • Kompetensi sosial berkaitan dengan keterampilan komunikasi, bersikap dan berinteraksi secara umum, baik itu dengan peserta didik, sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, hingga masyarakat secara luas”.
2. Ceritakan pengalaman ketika Anda harus beradaptasi dengan lingkungan atau perubahan kondisi yang serba mendadak!

Jawaban: "Saat melakukan kegiatan mengajar di daerah pesisir, tiba-tiba listrik padam total selama beberapa hari sehingga media presentasi yang sudah saya siapkan tidak bisa digunakan. Saya harus tetap menyampaikan materi pelajaran dengan efektif tanpa bantuan proyektor dan laptop.

Dalam waktu singkat, saya mengubah rencana pembelajaran (lesson plan) menjadi aktivitas luar ruang (outdoor learning) dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media belajar alami dan metode diskusi kelompok kecil. Siswa justru lebih aktif berinteraksi karena pembelajaran menjadi lebih nyata dan kontekstual."

3. Bagaimana Anda memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar mandiri Anda?

Jawaban: "Saya memanfaatkan platform pelatihan online dan menyaksikan video praktik mengajar inovatif. Teknologi membantu saya mengakses materi pengembangan diri kapan saja."

4. Pernahkah Anda berbeda pendapat atau mengalami konflik saat bekerja dalam tim? Bagaimana Anda menyelesaikannya?

Jawaban: "Saat mengerjakan proyek kelompok program kerja organisasi, terjadi perbedaan pandangan yang tajam antara dua anggota mengenai alokasi anggaran dan metode pelaksanaan program. Sebagai ketua kelompok, saya harus menengahi agar proyek tetap berjalan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas.

Saya mengadakan sesi diskusi khusus. Saya meminta masing-masing pihak memaparkan data serta alasan teknis di balik usulannya. Setelah itu, kami menganalisis kelebihan dan risiko tiap opsi bersama-sama hingga menemukan jalan tengah yang memadukan keunggulan kedua ide. Proyek berjalan lancar, tepat waktu, dan kerja sama tim menjadi lebih solid karena setiap anggota merasa didengarkan."

5. Jelaskan tentang bidang studi yang Anda daftar?

Jawaban: “Saya memilih mendaftar jurusan PGSD karena saya menyukai dunia pendidikan baik itu belajar atau mengajar, terlebih mengajar anak-anak. Kemudian, selama saya mengikuti perkuliahan S1 saya memperoleh banyak keterampilan. Ilmu yang dipelajari sangat luas, seperti psikologi, manajemen pendidikan serta berbagai pelajaran yang akan diberikan kepada siswa-siswi sekolah dasar."

6. Pernahkah Anda mengambil inisiatif untuk menyelesaikan masalah di sekitar Anda tanpa menunggu perintah?

Jawaban: "Di lingkungan tempat tinggal saya, banyak anak-anak yang menghabiskan waktu dengan bermain gawai tanpa pengawasan setelah jam sekolah. Saya merasa perlu menciptakan alternatif kegiatan positif yang bermanfaat bagi mereka.

Saya menginisiasi program "Lapak Baca Minggu Pagi" di taman RT dengan memanfaatkan koleksi buku pribadi dan menggalang donasi buku bekas dari rekan kampus. Program tersebut rutin berjalan setiap minggu, dihadiri lebih dari 20 anak, dan mendapat dukungan penuh dari pengurus RT setempat."

7. Bagaimana Anda mengelola waktu ketika memiliki beberapa tugas penting yang tenggat waktunya bersamaan?

Jawaban: "Saat penyusunan tugas akhir, saya juga memegang peran sebagai koordinator acara dalam seminar nasional kampus. Saya harus memastikan skripsi selesai tepat waktu tanpa mengabaikan tanggung jawab di kepanitiaan.

Saya membuat matriks prioritas (Eisenhower Matrix), membagi waktu menjadi blok-blok fokus (time blocking), dan mendedikasikan pagi hari untuk riset skripsi serta sore hari untuk koordinasi panitia. Saya juga mendelegasikan beberapa tugas teknis panitia kepada anggota tim. Laporan tugas akhir selesai sesuai target dan acara seminar nasional berjalan sukses tanpa kendala."

8. Jika Anda mendapati siswa yang sering membolos atau mengganggu ketertiban kelas, apa yang akan Anda lakukan berdasarkan pengalaman Anda?

Jawaban: "Saat praktik mengajar, terdapat seorang siswa yang sering mengganggu temannya dan menolak mengerjakan tugas kelas. Saya harus mengubah perilaku mengganggu tersebut tanpa memberikan hukuman yang merusak mentalnya.

Saya mengajak siswa tersebut berdiskusi secara personal setelah kelas selesai. Dari percakapan tersebut, terungkap bahwa ia mencari perhatian karena merasa tidak bisa menyamai pencapaian temannya. Saya memberikan tanggung jawab khusus di kelas (sebagai koordinator alat pembantu mengajar) dan memberi pujian atas kontribusinya. Perilakunya berubah drastis menjadi lebih bertanggung jawab dan ia tidak lagi mengganggu jalannya pembelajaran."

9. Bagaimana jika Anda ditempatkan jauh dari keluarga?

Jawaban: “Saya siap. Pendidikan bukan hanya tentang tempat, tetapi tentang pengabdian. Saya melihat itu sebagai kesempatan belajar dan memperluas pengalaman hidup.”

10. Bagaimana Anda menghadapi siswa yang kurang termotivasi?

Jawaban: “Saya mencoba mencari minatnya, lalu mengaitkan materi dengan hal yang ia sukai. Saya memberi tantangan kecil, pujian ketika berprogres, dan memberi peran agar ia merasa berarti.”

Jadwal Lengkap Tes Wawancara PPG 2026

Setelah mengetahui kisi-kisi materi dan contoh soal yang diujikan, pelamar juga perlu mencermati timeline yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen. Dengan memahami timeline, pelamar dapat mencermati agenda penting agar tidak terlewat.

Berikut jadwal tes wawancara PPG 2026:

  • Informasi Jadwal Pelaksanaan Tes Wawancara: 30 Agustus 2026
  • Pelaksanaan Tes Wawancara: 1 s.d 17 September 2026
  • Pengumuman Hasil Tes Wawancara: 22 September 2026
Informasi lebih lanjut tentang PPG dapat diakses pembaca melalui tautan Tirto.id di bawah ini:

Artikel tentang PPG 2026

Baca juga artikel terkait PPG atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo