tirto.id - Kisi-kisi materi dan contoh soal Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 Petugas Haji Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) dapat menjadi bahan belajar pelamar.
Petugas Haji adalah individu terlatih yang bertugas memastikan kelancaran ibadah haji, mulai dari bimbingan manasik, pelayanan kesehatan, hingga pengaturan akomodasi di Tanah Suci. Biasanya, petugas akan dibagi menjadi beberapa formasi dalam mendampingi jemaah dan melancarkan ibadah haji.
Sesuai agenda, pendaftaran PPIH 2027 dibuka hingga 31 Agustus 2026. Pada tahap tersebut, pelamar perlu mengunggah sejumlah dokumen sebagai syarat administrasi.
Pelamar yang lolos administasi, selanjutnya akan mengikuti tes tahap kedua yaitu tes Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan pada 5 September 2026. Adapun pengumuman hasil CAT ini bisa diakses pada 6 September 2026.
Kisi-Kisi Materi CAT PPIH 2027 Petugas Haji Kemenhaj
Sebelum terpilih menjadi PPIH, pelamar perlu melewati sejumlah tahapan penting mulai dari pendaftaran, tes Computer Assisted Test (CAT), hingga pemeriksaan medical check up (MCU). Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai waktu yang terjadwal.
Adapun formasi layanan yang telah dibuka ialah Petugas Haji 2027 PPIH Pembimbing Ibadah Kloter dan PPIH Arab Saudi. PPIH Arab Saudi terdiri dari layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, media center, dan layanan jemaah lansia dan disabilitas.
Tes CAT digelar untuk mengukur dan menilai kompetensi, pengetahuan, dan kesiapan peserta sebelum bertugas mendampingi atau melayani jemaah haji. Adapun peserta tes CAT PPIH 2027 yaitu pelamar yang menempati rangking nilai tertinggi pada seleksi administrasi.
Dalam skema Kemenhaj, peserta yang akan diambil untuk tahap CAT sebanyak 3 kali lipat dari jumlah formasi/kuota yang tersedia pada setiap jenis layanan. Sementara itu, tes CAT akan dilaksanakan di setiap Kantor Regional atau kantor UPT Badan Kepegawaian Negara pada wilayah-wilayah yang sudah ditentukan. Hasil dari CAT akan diambil sebagai calon petugas sebanyak formasi kuota jenis layanan yang ada.
Mengingat tes tersebut sangat krusial untuk menentukan kelulusan, maka pelamar perlu mempersiapkan secara teknis maupun materi. Mengacu pola-pola sebelumnya, kisi-kisi CAT PPIH 2027 bisa jadi berkaitan dengan regulasi dan ketentuan penyelenggaraan ibadah haji.
Pelamar juga wajib menguasai pengetahuan umum tentang haji mulai dari alur perjalanan, puncak haji, istilah, hingga keselamatan dan kedaruratan.
Berikut kisi-kisi materi CAT PPIH 2027 yang dapat dicermati pelamar:
- UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan lbadah Haji.
- Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.
- Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Haji Reguler.
- Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus.
- Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
- Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 442 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia.
- Ketentuan Pendaftaran Haji.
- Bimbingan Haji.
- Dokumen Haji.
- Akomodasi di Arab Saudi.
- Istita'ah.
- Rukun Haji.
- Wajib Haji.
- Sunah Haji.
- Wawasan Penyelenggaraan Haji di Arab Saudi.
Contoh Soal Tes CAT PPIH 2027 Petugas Haji Kemenhaj
Salah satu persiapan yang dapat dilakukan untuk menghadai tes CAT PPIH 2027 Petugas Haji Kemenhaj yaitu berlatih soal. Dengan begitu, pelamar dapat memahami pola soal yang diujikan serta mengatur waktu untuk menjawabnya.
Selain berlatih soal, pelamar juga juga dapat mempelajari buku manasik terbaru serta menguasai fikih tentang haji.
Berikut contoh soal tes CAT PPIH 2027 Petugas Haji Kemenhaj dan opsi jawabannya:
1. Apa fungsi utama Sistem SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) dalam penyelenggaraan haji?
a. Menyediakan jaringan komunikasi antarpetugas di Arab Saudi
b. Menyimpan data visa jamaah yang diterbitkan oleh Kedutaan Arab Saudi
c. Mengintegrasikan seluruh data jamaah dan tahapan proses haji dari pendaftaran hingga pemulangan
d. Mengatur pembagian konsumsi dan akomodasi di Makkah dan Madinah
e. Memonitor kesehatan jamaah haji melalui laporan real-time
Jawaban : C
2. Apa yang dimaksud Mabit Mina?
a. Bermalam di Mina pada tanggal 10, 11, dan 12 Dzulhijjah
b. Melontar jumrah ula, jumrah tsani, dan jumrah wustha
c. Bermalam di Mina pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah
d. Melontar jumrah aqabah, jumrah awal, jumrah tsani
e. Bermalam di Mina pada tanggal 9 dan 10 Dzulhijjah.
Jawaban: c
3. Di mana miqat bagi jamaah haji yang datang melalui Madinah?
a. Masjid Nabawi
b. Masjid Bir Ali
c. Masjid Yalamlam
d. Masjid Zul Qarnain
e. Masjidil Haram
Jawaban: b
4. Jamaah yang memilih keluar dari Mina pada 12 Zulhijah sebelum matahari terbenam disebut...
a. Nafar Tsalis
b. Nafar Tsani
c. Nafar Awal
d. Nafar Akhir
e. Nafar Raba'
Jawaban: c
5. Petugas haji perlu mengetahui lokasi fasilitas penting di Tanah Suci. Di antaranya seperti …
a. Pusat perbelanjaan terdekat
b. Pusat kebugaran
c. Hotel untuk akomodasi tambahan
d. Pos kesehatan, kantor perwakilan, dan pusat informasi
e. Tempat hiburan
Jawaban: d
6. Sesuai UU No. 13 Tahun 2008, tanggung jawab KPHI tertuju langsung kepada...
a. Presiden
b. Wakil Presiden
c. DPR
d. Ketua Komisi VIII DPR RI
e. Menteri Agama
Jawaban: a
7. Penyuluhan tentang perbedaan budaya serta iklim di Arab Saudi penting bagi jemaah karena …
a. Mencegah masalah kesehatan karena cuaca ekstrem
b. Meningkatkan pengetahuan jemaah
c. Menghindari jemaah keluar hotel
d. Menumbuhkan kecintaan jemaah terhadap budaya Arab
e. Menjamin interaksi sosial jemaah
Jawaban: a
8. Apa jenis vaksin wajib bagi para jemaah haji?
a. Meningitis
b. Pneumonia
c. Hepatitis
d. Influenza
e. Tetanus
Jawaban: a
9. Perencanaan transportasi jamaah saat berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina dilakukan berdasarkan prinsip:
a. Pengelompokan acak jamaah per tenda untuk mempercepat pergerakan
b. Pengaturan mobilisasi jamaah berdasarkan kloter dan wilayah asal embarkasi
c. Pemindahan jamaah berdasarkan usia dan kondisi kesehatan
d. Rotasi kendaraan tanpa jadwal untuk fleksibilitas di lapangan
e. Pengawasan manual tanpa dukungan sistem informasi
Jawaban : b
10. Salah satu sikap utama yang harus dijaga petugas dalam komunikasi lintas budaya di Arab Saudi adalah:
a. Menggunakan bahasa Indonesia dengan intonasi tinggi agar mudah dipahami
b. Berbicara langsung tanpa memperhatikan norma sosial setempat
c. Menggunakan sapaan sopan dan menghargai hierarki dalam budaya Arab
d. Mengutamakan gestur fisik untuk memperjelas maksud
e. Mengabaikan etika komunikasi karena perbedaan bahasa
Jawaban : c
Peserta yang ingin mengikuti seleksi PPIH Arab Saudi Petugas Haji 2027 bisa mengakses tautan resmi yang ada di bawah ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id




































